Peran Perempuan Harus Terus Ditingkatkan

Salah satu warga Desa Tridadi yang tengah mengasuh cucunya dipanggil ke depan audiens acara Sosialisasi Pemahaman Gender Untuk Masyarakat, di Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Rabu (21/8). - Istimewa/DP3AP2 DIY
21 Agustus 2019 21:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemahaman gender, khususnya terkait dengan peran perempuan di masyarakat, terus disosialisasikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY. Kali ini sosialisasi tersebut menyasar warga di Desa Tridadi, Kecamatan Sleman.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3AP2 DIY Nelly Tristiana mengatakan salah satu indikator keberhasilan pemberdayaan gender adalah keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan.

“Di beberapa posisi publik di desa bisa diisi oleh perempuan. Ada BPD [Badan Permusyawaratan Desa], regulasi sudah ada, namun belum semua bisa menempatkan perempuan pada posisi itu,” kata dia kepada Harianjogja.com, di sela-sela Sosialisasi Pemahaman Gender Untuk Masyarakat yang digelar di Desa Tridadi, Rabu (21/8/2019).

Dia menambahkan kendala dalam penempatan perempuan dalam menempati posisi di BPD ada di perempuan itu sendiri maupun dari pihak luar. “Mungkin sudah nyaman dengan dibelakang layar, oleh karenanya ini kami dorong untuk ditingkatkan peran perempuan,” ujar dia.

Tak hanya itu, pemberdayaan gender juga terkait dengan pembagian tugas di keluarga. Soal itu, dia mencontohkan apa yang dilakukan oleh salah satu warga Desa Tridadi yang bernama Irianto. “Pak Irianto ini datang ke sini sambil bawa cucunya. Padahal biasanya, pengasuhan anak itu dilekatkan kepada perempuan. Tetapi karena orang tua cucunya itu semua bekerja, Pak Irianto yang bertugas menggantikan peran untuk mengasuh. Ini contoh konkret peran gender,” ucap Nelly.

Kepala Seksi Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman, Mahmudah Arfiyati mengatakan DIY dan Kabupaten Sleman telah meraih penghargaan tertinggi yaitu mentor penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dari peran para pimpinan dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender melalui strategi Pengarusutamaan dan keadilan gender.

“Harapannya tidak hanya penghargaan tapi proses pembangunan dan hasilnya betul-betul dapat diakses, partisipasi, kontrol, dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali,” ucap dia.

Sekretaris Desa Tridadi Johan Enry berharap dengan adanya kegiatan itu dapat menambah pengetahuan masyarakat, khususnya terkait dengan pemahaman gender. “Dengan begitu, saya berharap warga yang datang ke sini, nanti bisa menyebarkan juga di lingkungannya masing-masing,” ucap dia.