RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Spanduk bergambar Nur Rakhmat yang terpasang salah satu titik di Jalan Parangtritis, Bantul, Jumat (23/8/2019).Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Mantan anggota DPRD Bantul periode 2014-2019 sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bantul Nur Rakhmat digadang-gadang jadi pendamping Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Halim Muslih dalam Pilkada bantul 2020.
Ketua Tim Pemenangan Dewan Pimpinan Cabang Demokrat Bantul, Rony Wijaya Indra Gunawan mengklaim banyak usulan dari internal Demokrat dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga DPC untuk mendukung Abdul Halim dan Nur Rakhmat. Salah satu pertimbangannya, kata dia, Abdul Halim memiliki kekuatan dan pengaruh besar di akar rumput.
Selain itu, kata Rony, Abdul Halim yang merupakan politikus PKB yang sudah memiliki enam kursi di DPRD Bantul. Sehingga jika PKB dan Demokrat bergabung maka jumlah kursi menjadi delapan. “Tinggal satu kursi lagi untuk bisa mengusung paket bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul. Syaratnya kan minimal sembilan kursi,” ujar Rony kepada Harianjogja.com, Jumat (23/8/2019).
Adapun alasan pengusulan nama Nur Rakhmat, Rony mengatakan Nur Rakhmat juga salah satu kader Demokrat yang paling potensial dan banyak diusulkan dari kader bawah. Bahkan ia mengklaim banyak sukarelawan Nur Rakhmat yang siap membantu dengan sukarela.
Sejauh ini, dia juga mengaku intens berkomunikasi dengan Abdul Halim serta mendapat sambutan positif. Namun dia mengaku belum ada kata kesepakatan karena masing-masing partai harus menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Kami juga belum mengantongi rekomendasi resmi dukungan pada calon tertentu untuk Pilkada 2020,” ucap dia.
Namun, anggota DPRD Bantul periode 2019-2024 ini meyakini keputusan Pusat tidak jauh dari yang diusulkan dari daerah. “Usulan kami sudah mengerucut [pada Abdul Halim dan Nur Rakhmat],” kata Rony.
Saat ini sudah ada sejumlah spanduk bergambar Nur Rakhmat yang terpasang di sejumlah ruas jalan di Bantul. Rencananya, sebanyak 150 baliho bergambar Nur Rakhmat bakal dipasang. “Baliho itu merupakan salah satu aspirasi dari masyarakat. Masyarakat yang memiliki pilihan dan yang akan memilih,” kata Nur Rakhmat.
Sebatas Wacana
Sekretaris DPC PKB Bantul, Subhan Nawawi mengatakan terkait dengan Pilkada 2020, sampai saat ini partainya belum memutuskan berkoalisi dengan partai manapun. PKB masih menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. “Paling intens berkomunikasi dengan kami adalah Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan PDI Perjuangan,” ucap dia.
Selain komunikasi dengan partai politik, PKB juga menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh, termasuk figur nonpartai yang juga bakal maju dalam Pilkada, salah satunya adalah Dewata Eka Putra, pengusaha sekaligus pemilik Pujha Fashion. “Kalau soal usulan Abdul Halim-Nur Rakhmat, masih baru usulan. Itu baru wacana dan belum ada kesepakatan pasti,” kata Subhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta