September Kursi Sekwan Sleman Kosong, Ini Dia Nama Kandidat Pengisinya

ILustrasi lelang jabatan - JIBI
26 Agustus 2019 13:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Mulai bulan depan, jabatan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman bakal lowong lantaran pejabat sebelumnya, Fransisca Retno Wisudawati telah memasuki masa purnatugas. Sebagai penggantinya, kini mencuat tiga nama sebagai kandidat.

Ketiga nama tersebut adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman, Jazim Sumirat; Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkop UKM) Sleman, Pustopo; serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum, Musta’in Aminun.

Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Suyono mengatakan untuk mengisi posisi Sekretaris DPRD Sleman, dinasnya menggunakan sistem seleksi yang yang dilakukan oleh panitia seleksi (pansel). “Tahapannya, setelah uji gagasan, diajukan tiga nama tersebut ke Bupati,” kata Suyono, Senin (26/8/2019).

Pertimbangan diajukannya tiga nama tersebut, kata dia, lantaran ketiganya dianggap sudah berpengalaman dalam berinteraksi langsung dengan DPRD. Dengan begitu nantinya diharapkan melaksanakan tugas Sekretariat DPRD Sleman dengan baik.

Ditargetkan, pada bulan depan pelantikan Sekretaris DPRD Sleman yang baru sudah bisa dilakukan. “Setelah Bupati [Sri Purnomo] setuju, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah oke, lalu nama itu akan dimintakan rekomendasi ke DPRD [Sleman],” ujar dia.

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta mengatakan dari tiga nama tersebut, ada dua nama yang paling berpotensi untuk menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sleman, yakni Jazim Sumirat dan Musta’in Aminun. “Musta’in sudah berpengalaman, Jazim juga berpengalaman,” kata Haris.

Menurutnya, dalam menunjang administrasi kegiatan anggota DPRD, seorang Sekwan paling tidak sudah mengetahui seluk-beluk serta paham tugas dan kerjanya. “Harapannya tentunya nanti Sekwan yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik, karena ada 50 anggota DPRD dengan berbagai karakter,” ujar politikus PDI Perjuangan ini.