Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jumadi, seorang sopir truk tangki pengangkut air menyalurkan air bersih ke rumah warga di Dusun Karangtengah, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Rabu (24/4/2019)./Harian Jogja- David Kurniawan
Harianjogja,com, JOGJA—Rumah Zakat memberangkatkan 100 tangki air untuk didistribusikan ke beberapa kecamatan di Gunungkidul, yakni Kecamatan Gedangsari, Purwosari, Ngawen dan Tepus, Jumat (30/8/2019). Secara simbolik beberapa mobil tangki dilepas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, di halaman Balai Kota Jogja.
Brand Manager Rumah Zakat Cabang Jogja, Warnitis, mengatakan secara nasional terdapat 20 juta jiwa yang tersebar di 28 provinsi terdampak bencana kekeringan. DIY merupakan salah satunya, dengan kekeringan paling parah terjadi di Gunungkidul dan Kulonprogo. "Kedua kabupaten itu telah mencapai titik kritis kekeringan. Di Gunungkidul, dari 18 kecamatan, 10 di antaranya sangat kritis ketersediaan air bersih. Sementara di Kulonprogo ada lima kecamatan, yakni Kalibawang, Girimulyo, Sentolo, Samigaluh dan Nanggulan," ujar dia.
Dia melihat musim kemarau tahun ini terlampau panjang, sehingga menyebabkan kekeringan di beberapa titik. Hal ini mengakibatkan petani yang merupakan matapencaharian utama di Gunungkidul dan Kulonprogo tidak bisa bertani sebagaimana mestinya.
Warnitis menambahkan dalam skala nasional lembaganya menargetkan pendistribusian 1.000 tangki untuk menjangkau 28 provinsi yang terdampak kekeringan. "Yang sudah kami intervensi ada tujuh provinsi, termasuk DIY. Itu baru kami intervensi 50 persen," katanya.
Adapun air yang telah didistribusikan ke Gunungkidul dan Kulonprogo sebelumnya yakni sekitar 50 tangki. Dia menargetkan akan terus mendistribusikan hingga tiba musim hujan.
Selain dropping air, dia mengungkapkan Rumah Zakat juga akan membangun sarana air bersih berupa sumur bor. "Yang sudah dibangun bari di Pandeglang Banten dan Bojonegoro Jawatimur. Tahun ini targetnya bisa membangun di Gunungkidul, agar pemanfaatannya bisa kontinu," ujarnya.
Asisten Umum Setda Kota Jogja, Septi Sri Rejeki, mengatakan bantuan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di titik kekeringan. Dia berharap instansi lain bisa berpartisipasi memberi bantuan kemanusiaan pada musim kemarau ini. "Pemkot juga berkomitmen nanti akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk ikut serta menyalurkan bantuan serupa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.