Tujuh Rumah Tidak Layak Huni di Sleman Dapat Bantuan Perbaikan

Ilustrasi. - Solopos/ Ivanovich Aldino
31 Agustus 2019 03:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Sebanyak tujuh Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sleman mendapatkan bantuan dari Bank Sleman. Total dana yang digelontorkan Bank Sleman untuk tujuh orang penerima bantuan ini adalah sebesar Rp75 juta.

Direktur Kepatuhan dan SDM Bank Sleman, Iis Herlia Dewi, mengatakan ketujuh orang penerima bantuan tersebut merupakan warga Kecamatan Ngaglik, terdiri dari 5 orang dari Desa Sinduharjo dan 2 orang dari Desa Sardonoharjo.

Penyerahan bantuan tersebut, lanjut Iis, merupakan agenda yang diadakan rutin setiap tahun oleh Bank Sleman.

Dikatakan Iis, bahwa tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman. “Kami berharap bantuan ini berguna bagi para penerima," ujar Iis.

Sebelumnya, Bank Sleman menggandeng Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kabupaten Sleman dalam melakukan verifikasi penerima bantuan RTLH tersebut. Tulus Santoso, perwakilan dari Dinas PUPKP Sleman yang hadir pada saat itu mengungkapkan bahwa verifikasi dilakukan untuk menentukan jumlah bantuan kepada setiap penerima.

“Jumlah bantuan setiap orang memang berbeda-beda ya. Karena kondisi rumah masing-masing penerima juga berbeda-beda. Ini berdasarkan hasil verifikasi kita”, ungkapnya.

Menurut Tulus, bantuan tersebut dapat langsung dicairkan oleh penerima. Untuk penerima bantuan sebesar Rp3 juta dapat dicairkan dalam satu tahap, sedangkan untuk bantuan sebesar Rp6 juta akan dicairkan dalam dua tahap. Adapun bantuan diatas Rp6 juta dapat dicairkan dalam tiga tahap.

“Ini dimaksudkan untuk efisiensi pemanfaatan bantuan," tutupnya.