Tertibkan Baliho Kandidat Caleg, 2 Satpol PP Tersengat Listrik, 1 Tewas

Ilustrasi mayat. - JIBI
03 September 2019 12:42 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak dua orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul, kesetrum saat menertibakan baliho yang diduga tidak berizin di wilayah Banguntapan, Bantul. Baliho yang ditertibkan tersebut merupakan milik salah satu kandidat calon Bupati Bantul dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2020.

Akibat kejadian itu, satu orang dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya kritis.

Kedua korban kesetrum tersebut adalah Ardi Suryo Nugroho, 30, warga Ketandan, Banguntapan, Bantul dan Sigit Priyatmo, 35, warga Melikan Kidul, DK Bantul. "Yang meninggal dunia atas nama Ardi Suryo. Kalau Sigit masih sadar sekarang di rawat di Rumah Sakit Rajawali Citra," kata Kapolsek Banguntapan, Komisaris Polisi Suhadi kepada Harianjogja.com, Selasa (3/9/2019).

Suhadi mengatakan insiden maut itu bermula saat tim Satpol PP Bantul bermaksud menertibkan baliho yang tidak berizin, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat menertibkan baliho di Simpang Banjardadap, Desa Potorono, Kecamatan Bnguntapan, korban memanjat sermentara satunya menunggu di bawah dan dalam posisi memegang tiang baliho.

Dalam proses penertiban tersebut terdapat kabel bertegangan tinggi terbawa angin dan mebempel di kerangka baliho bagian samping. Kabel tersebut terdengar suara ledakan,  kemudian korban Sigit yang berada di atas mengenai kepalanya. Sementara Ardi yang berada di bawah juga terpental. "Korban 2 [Ardi] ada di bawah dan masih memegang besi baliho sehingga terpental karena aliran listrik," kata Kapolsek.

Mantan Kasatreskrim Polsek Gunungkidul tersebut terjun langsung dalam proses evakuasi kedua korban. "Yang meninggal itu tetangga saya bahkan masih saudara satu simbah, " kata Suhadi.