Buka Pelatihan, Wabup Kulonprogo Ingatkan Peserta Bisa Memanfaatkan Peluang

Pembakaan pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan VI 2019 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Wates, Senin (2/9/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
03 September 2019 08:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan VI 2019 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (2/9/2019). Lewat kegiatan ini, diharapkan kompetensi SDM Kulonprogo bisa meningkat dan mampu bersaing dengan daerah lain.

"Dengan Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi dilaksanakan guna meningkatkan kompetensi SDM tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar kerja yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing calon tenaga kerja dan peningkatan produktivitas tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan," kata Kepala UPT BLK Kulonprogo, Saryono, di sela-sela acara.

Dia mengatakan pelatihan ini menyediakan 13 paket di antaranya pelatihan Bahasa Inggris, tour guide, house keeping, servis motor, pembuatan hiasan busana dengan mesin border manual, finishing teknik semprot, pembuatan roti dan kue, teknisi telepon seluler hingga perawatan AC Split dan pelatihan menjahit pakaian sesuai style. Adapun total jumlah peserta yang ikut pelatihan ini sebanyak 208 orang.

Dia menerangakan dari rencana pelatihan sebanyak 92 paket tahun ini, telah dilaksanakan sebanyak 66 paket dan yang baru berjalan 13 paket. Sehingga masih tersisa 13 paket pelatihan yang terdiri dari Bahasa inggris, processing, Bangunan, TIK, Internet Marketing, Front Liner, Refrigeration, Otomotoif, Teknisi.

Menurutnya animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan di UPT BLK Kulonprogo cukup tinggi. Hingga akhir Agustus misalnya, jumlah pendaftar sudah mencapai 3.341 orang. Oleh karena itu, untuk tahun ini, pihaknya sedang berupaya melaksanakan 25 paket sertifikasi dan 10 paket uji lisensi.

"Sementara saat ini telah terlaksana 17 paket uji lisensi. Untuk lisensi dari Direktorat keamanan penerbangan berupa lisensi Basic Avsec dan Dangerous Good masih dalam proses verifikasi Kementerian Perhubungan," jelasnya.

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius, tekun, bersungguh-sungguh dan bersemangat mengingat biaya pelatihan telah ditanggung oleh negara.

"Setelah pelatihan, peserta memiliki dua peluang, peluang segera mencari pekerjaan, dan peluang untuk dapat menciptakan pekerjaan sendiri. Yang bisa maju adalah yang