Universitas Sanata Dharma Resmikan Laboratorium Kimia dan Biologi

Rektor USD, Johanes Eka Priyatma dan jajarannya, berfoto bersama perwakilan Kementerian Pendidikan Korea Selatan, Sogang University, Ketua LL Dikti Wilayah V dan Pater Provinsial Provinsi Indonesia Serikat Jesus, usai seremoni peresmian laboratorium Kimia dan Biologi USD, di Kampus 3 USD, Paingan, Maguwoharjo, Jumat (6/9/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni
06 September 2019 19:27 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Universitas Sanata Dharma (USD) berkomitmen mengembangkan sains, menjadi ilmu yang dicintai oleh generasi muda dan anak-anak. Salah satu upaya yang ditempuh yaitu meresmikan laboratorium Kimia dan Biologi berlantai empat, di kompleks USD Paingan, Maguwoharjo, Jumat (6/9/2019).

Rektor USD, Johanes Eka Priyatma mengungkapkan, dalam ilmu sains USD memiliki dua konsentrasi, yaitu lewat adanya Fakultas Teknik dan Matematika serta Pendidikan Sains, baik itu Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika.

"Kami mendampingi dan menyiapkan guru untuk mempromosikan sains, agar dicintai anak-anak," ujarnya, usai misa dan seremoni peresmian laboratorium, Jumat siang.

Dalam pandangannya, sains dan teknologi saling bergandengan dan kait-mengait. Sains perlu dikembangkan dan dimajukan, karena memiliki impact bagi kesejahteraan bangsa. "Peradaban ini, ditopang oleh sains dan teknologi," tambah dia.

Pengembangan teknik berasal dari sains. Sedangkan peningkatan sains ditopang anak muda dengan cara mencintai sains. Sehingga, guru sains harus diberdayakan. Kehadiran laboratorium ini, bertujuan menopang pendidikan bagi para guru dan calon guru sains dan matematika, imbuh Johanes Eka.

"Di laboratorium kami, ada media pembelajaran sains yang bisa membuat model molekul, reaksi kimia, printer tiga dimensi. Jadi bukan hanya meningkatkan daya tarik, melainkan juga memudahkan mahasiswa memahami ilmu sains," paparnya.

Lewat peresmian laboratorium baru itu, USD yakin, bahwa dengan peningkatan sarana prasarana perkuliahan, maka kualitas layanan pendidikan USD semakin meningkat. Begitu juga kesempatan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Head of Center for International Cooperation in Science and Technology, Sogang University, Korea Selatan, Prof.Wonkoo Lee mengatakan, laboratorium merupakan sarana pokok untuk pembelajaran dan pengembangan sains. Oleh sebab itu, pihaknya mendukung penuh pembangunan laboratorium di USD tersebut.

"Dukungan pemerintah Korea Selatan dalam pengembangan pendidikan kimia di USD berlangsung sejak 2017. Tidak hanya terbatas pada penyediaan sarana laboratorium, tetapi juga dukungan studi lanjut bagi dosen USD dalam menempuh pendidikan jenjang doktor di Sogang University dengan beasiswa dari pemerintah Korea Selatan," kata dia.