Penggunaan Energi Ramah Lingkungan Terus Didorong

Diskusi dengan tema E-mobility and its supporting infrastructure for Indonesia's future transportation, di Sinergi Co-Working Space Jogja, Demangan, Sabtu (7/9/2019). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo.
11 September 2019 11:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—New Energy Nexus Indonesia sebuah organisasi inkubator dan pendanaan yang mempunyai misi untuk mendukung pengembangan startup energi baru terbarukan (EBT) dan smart energi di Indonesia mengadakan acara Community Meetup, di Sinergi Co-Working Space Jogja, Demangan, Sabtu (7/9/2019).

Program Director New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam mengatakan dengan mengharapkan dengan gerakan penemuan teknologi baru untuk energi terbarukan yang dimulai dengan diskusi awal ini dapat membawa dampak yang baik.

“Dengan kegiatan ini harapannya dapat membentuk ekosistem pemerintah, universitas, ekosistem yang kondusif. Dapat mengurangi peggunaan sumberdaya yang berbasis karbon yang tidak ramah lingkungan. Harapannya banyak ide yang bermunculan membantu menciptakan energi ramah lingkungan,” kata Diyanto.

Dikatakannya selama ini jika berbicara energi terbarukan kaitannya dengan proyek besar infrastruktur. Pihaknya ingin memberi pemahaman di Jogja yang ingin bergerak dibidang startup energi terbarukan mereka bisa kerjasama dengan Nexus Indonesia untuk inkubasi memberikan dukungan membangun model bisnis atau teknologi.

“Kendala pengembangan energi terbarukan saat ini kurang informasi bahwa ada startup yang mampu membantu, kami disini memberi informasi kalau ada yang tertarik energi terbarukan. Kedua pengembangan model bisnis, bagaimana cara komersialisasi produk yang dihasilkan,” ujarnya.

CEO Sylendra Power, Reynaldi Pradipta mengatakan mengembangkan Sylendra Power sebagai startup yang fokus dalam pengembangan dalam pemanfaatan energi bersih yang terintegrasi dengan sistem penyimpanan.

“Dengan menggunakan Energy Harvester yang dikembangkan oleh Sylendra Power, setiap orang dapat memproduksi sendiri listriknya. Energy Harvester merupakan kolaborasi alat yang dapat memproduksi, menyimpan, kemudian menyalurkan listrik secara langsung ke berbagai peralatan elektronik,” ujarnya.