Libur Kenaikan Yesus, Pemkab Gunungkidul Raup PAD Wisata Rp516 Juta
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Ilustrasi ibadah haji dan umrah./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul memastikan seluruh jemaah haji asal gunungkidul sudah kembali ke rumah masing-masing. Rombongan terakhir yang berjumlah 30 orang tiba di Gunungkidul, Minggu (15/9/2019) malam.
Meski sudah pulang, Kemenag memastikan masih memantau kondisi kesehatan jemaah dengan melibatkan petugas medis di puskemas di setiap wilayah di Gunungkidul.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Gunungkidul, Muhammad Yusuf, mengatakan jemaah haji yang berangkat tahun ini sebanyak 236 orang. Para jemaah telah menyelesaikan ibadah dan sekarang sudah pulang ke rumah masing-masing.
Menurut dia, di dalam penyelenggaran haji tahun ini terbagi dalam dua kloter. Rombongan pertama masuk kloter 22 SOC berjumlah 206 jemaah pulang ke Gunungkidul pada Minggu (25/8/2019), sedangkan rombongan kedua berjumlah 30 jemaah masuk kloter 96 SOC tiba di kampung halaman Minggu (15/9) malam. “Semua sudah pulang dengan selamat,” kata Yusuf kepada Harian Jogja, Senin (16/9/2019).
Dia menjelaskan pemantauan kesehatan dilakukan untuk memastikan jemaah tidak terserang penyakit. Yusuf menuturkan, untuk pemantauan Kemenag bekerjasama dengan puskesmas di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.