Kunjungi Harian Jogja, Pemkab Magelang Ingin Ada Sinergitas Pemberitaan seputar Kota Gemilang

Kasubag Peliputan Editorial dan Publikasi, Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang, Andi Gunawan (tengah) memberikan kenang-kenangan kepada GM Pemasaran Harian Jogja, Sri Pujiningsih saat berkunjung ke kantor Harian Jogja bersama PWI Magelang, Rabu (18/9/2019). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
18 September 2019 13:27 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Magelang melakukan kunjungan ke kantor Harian Jogja, Rabu (18/9/2019).

Kasubag Peliputan Editorial dan Publikasi, Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang, Andi Gunawan menyampaikan bahwa tujuan kunjungan tersebut untuk menjalin silaturahmi dengan Harian Jogja, sebagai salah satu media massa cetak yang ada di DIY.

Andi menjelaskan, secara geografis, letak Magelang dan DIY sangat berdekatan. Bahkan sebagian wilayah di pinggiran Magelang memiliki kemiripan, seperti dari segi bangunan rumah.

"Magelang dan Jogja bukan suatu yang asing. Secara sosiologisnya, seperti di Srumbung itu bentuk rumahnya masih sama dengan Jogja. Ada joglo induk, ada senthong-nya juga. Kita [Jogja dan Magelang] juga sama-sama di lereng Merapi," katanya, Rabu.

Program Pemerintah Pusat yakni penataan kawasan wisata Candi Borobudur menjadi salah satu kawasan wisata prioritas, menurutnya akan semakin mendekatkan hubungan antara DIY dan Magelang, Kota Gemilang. "Alangkah baiknya kalau media massa di Jogja seperti Harian Jogja juga ikut memberitakan potensi yang ada di Magelang. Terlebih Borobudur akan dijadikan wisata Bali Baru. Itu adalah isu baik karena dari situ, kesejahteraan masyarakat akan ikut terangkat," tutur Andi.

Penataan kawasan Borobudur dan juga adanya Yogyakarta International Airport (YIA) akan membuat tiga wilayah yaitu Kulonprogo, Purworejo, dan Magelang menjadi lebih tumbuh dan berkembang. "Jadi bagaimana kita bisa mengambil dari magnet besar Borobudur ini sehingga kawasan Bali Baru akan kelihatan," tuturnya.

Dalam rangka mewujudkan Bali Baru tersebut, pemerintah sudah mengerahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berkolaborasi dengan masyarakat membangun dan memanajemen penginapan. Penginapan yang diberi nama Balkondes tersebut sudah tersebar di 20 desa di Borobudur.

"Satu BUMN bisa satu desa membuat balkondes itu," katanya.

Harga menginap di Balkondes ditawarkan mulai Rp350.000 sampai Rp1 juta. Masing-masing Balkondes memiliki karakter tersendiri. "Yang membedakan kuliner dan aktivitasnya," kata Ketua PWI Kabupaten Magelang Yohanes Bagyo Harsono.

Sementara itu General Manager (GM) Pemasaran Harian Jogja, Sri Pujiningsih atau yang akrab disapa Asih menyambut baik kunjungan Pemkab Magelang dan PWI Magelang ke Harian Jogja. Pihaknya menjelaskan profil Harian Jogja yang menjadi salah satu anak perusahaan dari Bisnis Indonesia di Jakarta dan berbagai kegiatan Harian Jogja yang bekerja sama dengan lembaga lain seperti Badan Otorita Borobudur (BOB).