Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Penampilan Seni dari anak-anak SLB dalam rangkaian acara Vredeburg Fair 2019 di Museum Benteng Vredeburg, Kamis (19/9/2019). /Harian Jogja-Rofik Syarif G.P/M127.
Harianjogja.com, JOGJA – Museum Benteng Vredeburg (MBV) Yogyakarta kembali menggelar Vredeburg Fair 2019 yang digelar mulai Kamis (19/9/2019) hingga 24 September 2019 mendatang. Pada hari pertama pameran ini digelar pemecahan rekor Muri bertajuk Museum Mendongeng Bersama 1.000 ABK yang melibatkan ribuan anak berkebutuhan khusus (ABK) di DIY.
Dalam kesempatan itu ditampilkan juga pentas seni yang melibatkan ABK perwakilan dari berbagai sekolah di DIY. Kordinator Acara Vredeburg Fair 2019 Agus Sulistyo mengatakan event itu merupakan kegiatan rutin sekaligus sebagai salah satu program unggulan di Museum Benteng Vredeburg Jogja. Pada 2019 ini telah memasuki tahun ke tujuh dengan setiap tahun dikemas dengan konsep yang selalu berbeda.
Ia menilai pada Vredeburg 2019 ini tergolong istimewa, karena pada hari pertama pameran dihelat pemecahan rekor Muri mendongeng bersama 1.000 anak berkebutuhan khusus (ABK) se luruh DIY. “Acara pemecahan rekor muri ini dimulai jam 08.00 WIB dan ternyata total peserta yang ikut mencapai 1.290 ABK, ini melebihi dari target yang kami harapkan,” terangnya di sela-sela acara.
Agus mengatakan dengan pemecahan rekor Muri ini, Museum Benteng Vredeburg menerima piagam dari Museum Rekor Dunia Indonesia. Adapun tujuan dari kegiatan itu, sebagai salah satu ajang promosi dan sosialisasi MBV kepada masyarakat umum di Jogja. Melalui Vredeburg Fair juga diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap museum yang bisa menjadi peran sebagai media manambah wawasan dan hiburan bagi masyarakat.
“Acara Vredeburg Fair 2019 kita awali dengan mendongeng bersama Kak Awe bersama anak-anak berkebutuhan khusus se-DIY, antusiasme anak dan orangtua sangat tinggi, kami mengusung tema prestasi tanpa batas,” ujar dia.
Guru SLB Mardi Mulya Kretek (MMK) Bantul Zainal Arifin mengatakan Vredeburg Fair yang diisi dongeng sangat bermuatan positif, terutama menghibur anak-anak sekaligus mendapatkan pesan tentang isi dongeng. Selain itu bisa menjadi ajang sosialisasi antar ABK karena mereka bisa bertemu dari perwakilan berbagai sekolah di DIY.
“Menurut saya ini sangat positif, ini juga bisa menambah wawasan anak, mereka bisa bersosialisasi saling mengenal satu sama lain, serta sebagai pengenalan terhadap lingkungan baru bagi anak-anak, mereka bisa mengetahui benteng Vredeburg ini seperti apa,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Wapres Gibran mendorong inovasi mahasiswa ITB terus dikembangkan agar berdampak lebih luas dan terhubung dengan kebutuhan industri.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.