Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 5 Juli 2026, Tarif Rp12.000
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000
Peserta Merak Merah berkeliling di sejumlah diorama Benteng Vredeburg. /Ist-UAJY.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah kompetisi foto cerita bertajuk Merekam Estetika Sejarah (Merak Merah) digelar di Museum Benteng Vredeburg oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada Minggu (19/5/2019). Kegiatan itu untuk memberikan pemahaman kepada anak muda milenial terkait nilai sejarah yang tersimpan di Vredeburg.
Ketua Pelaksana Kegiatan Merak Merah Prodi Ilmu Komunikasi UAJY Dicky Mahardika Putra menjelaskan, kegiatan itu dihelat berawal dari survei yang ia lakukan bersama timnya di Benteng Vredeburg. Hasil survei menunjukkan bahwa bagi masyarakat terutama anak usia milenial memandang museum hanya sebagai tempat rekreasi. Akibatnya setiap kunjungan dari kalangan muda kurang mendapatkan pemahaman esensi atau nilai sejarah yang terkandung di Vredeburg.
“Yang dimaksud esensi di sini museum sebagai tempat edukasi sejarah jadi tidak hanya sekedar untuk rekreasi saja. Kami berusaha untuk menggabungkan itu melalui event ini agar esensi itu bisa didapatkan anak muda,” terangnya dia dalam rilisnya Minggu (2/5/2019).
Ia mengatakan, kegiatan itu dikemas dalam bentuk kompetisi foto cerita. Selain itu dalam rangkaiannya peserta diajak berdiskusi dan berkeliling museum bersama pihak Benteng Vredeburg untuk mendapatkan penjelasan secara detail berbagai nilai sejarah. Adapun jumlah peserta sebanyak 20 orang berusia antara 16 hingga 23 tahun.
“Dalam sesi sharing ini ada edukator dari pihak museum yang menjelaskan misalnya diorama A ini sejarahnya seperti apa, menceritakan tentang apa, sehingga peserta bisa langsung memahami,” katanya.
Melalui penjelasan dari pihak museum, kata dia, sehingga peserta bisa memberikan catatan foto yang tepat sesuai dengan karya yang diambil. “Setiap peserta mengumpulkan antara lima sampai sepuluh foto. Tujuan kami untuk mendekatkan anak muda dengan museum, agar museum dipahami tidak sekedar sebagai tempat foto-foto saja tetapi juga ada esensi yang harus dipahami ketika dikunjungi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000
Cek jadwal lengkap KRL Jogja–Solo Senin 6 Juli 2026. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan fleksibel dari Jogja ke Solo.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.