Nelayan Kulonprogo Menanti Tanjung Adikarto

Suasana sepi terasa di Tanjung Adikarto, Kecamatan Temon, pada Kamis (19/9/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
20 September 2019 05:57 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Nelayan di Pesisir Pantai Selatan Kulonprogo berharap Tanjung Adikarto segera dirampungkan agar bisa meningkatkan hasil tangkapannya. Saat ini, Pemkab Kulonprogo hanya berpasrah diri menunggu kejelasan progres dari Pemprov DIY.

Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Bogowonto Pantai Congot, Suroto mengaku ia mengharapkan kehadiran dari Tanjung Adikarto. "Meski tidak jelas sekarang nasibnya kayak gimana. Tapi dari dulu tetap menunggu itu jadi," jelasnya pada Kamis (19/9/2019).

Ia mengatakan, apabila sudah ada Tanjung Adikarto, pekerjaannya dalam mencari ikan di Laut Selatan Jawa bisa semakin mudah. "Kalau ada Tanjung Adikarto bisa dipakai untuk kapal yang lebih besar, tangkapannya juga semakin banyak," ungkapnya.

Saat ini, saat kondisi cuaca sedang bagus biasanya dalam sepekan ia bisa melaut sampai lima kali. Dalam sekalinya melaut paling tinggi ia bisa mendapat Rp3 juta untuk penjualan ikannya. Menurutnya, saat ini ikan yang sedang dalam musimnya yaitu ikan tengiri dan bawal.

Nelayan lainnya, Bambang Sutrisno berharap, adanya Tanjung Adikarto bisa memberikan dampak yang baik bagi nelayan. "Harapannya, nelayan-nelayan tradisional di Kulonprogo itu bisa diperhatikan," terangnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Sudarna mengatakan progres pembangunan Tanjung Adikarto saat ini ada di tangan Pemprov DIY. Menurutnya, koordinasi terakhir dengan Pemprov DIY, sampai saat ini masih pada tahap review Detail Engineering Design (DED).

"Terkait dengan dampaknya apabila [Tanjung Adikarto] sudah beroperasi, tentu sangat besar terhadap peningkatan produksi ikan tangkap di Kulonprogo. Peningkatan bisa puluhan kali lipat dari produksi ikan tangkap laut saat ini," jelas Sudarna.