Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Krismono memukul gong tanda dibukanya Lomba Ladarkum DIY, Rabu (25/9)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai upaya edukasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY menggelar Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Provinsi yang bertempat di Gedung Pamungkas, Kotabaru, Jogja, Rabu (25/9/2019).
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Krismono, menjelaskan Lomba Kadarkum sebelumnya telah dilaksanakan di kabupaten/kota, sehingga peserta di tingkat provinsi tersebut merupakan mereka yang juara di tingkat kabupaten dan kota.
Peserta terdiri dari 25 orang yang terbagi dalam lima kelompok, mewakili empat kabupaten dan satu kota di DIY. "Hasil dari lomba ini siapa pun pemenangnya akan mewakili DIY untuk mengikuti Lomba Kadarkim Tingkat Nasional," ujarnya.
Lomba tersebut, kata dia, penting bagi masyarakat sebab tujuannya tak lain agar masyarakat memahami, sadar dan taat hukum. "Saya melihat antusiasmenya luar biasa dari peserta," katanya.
Peserta terdiri dari masyarakat umum, mulai dari pelajar, ibu-ibu dan bapak-bapak. Selama sekitar empat bulan, sebanyak 29 penyuluh telah ditugaskan di lima kabupaten dan kota untuk mendampingi peserta menyiapkan materi hingga yel yang perlu ditampilkan dalam lomba.
Adapun materi yang dilombakan terdiri dari beberapa poin undang-undang, di antaranya UU Lalulintas, UU Narkotika, Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan Sistem Peradilan Pidana Anak. "Peserta diinstruksikan untuk mampu menyampaikan secara runtut dan memahami isi materi," katanya.
Ia berharap dengan lomba ini peserta secara khusus dan masyarakat secara umum benar-benar tahu dan sadsr hukim. "Mereka memahami undang-undang dan aturan yang sekarang berlaku," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pemerintah menyiapkan hunian subsidi di kawasan industri untuk memudahkan buruh memiliki rumah sekaligus menekan biaya transportasi.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmen kesepakatan Juni 2026 dan persyaratan Teheran.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.