Advertisement
Syukuri Hasil Panen lewat Merti Dusun
Suasana lokasi pergelaran wayang kulit saat Merti Dusun Mangunan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul (28/9/2019). - Istimewa/Panitia
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Guna mensyukuri hasil panen yang melimpah pada tahun ini, warga Dusun Mangunan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul menggelar acara Merti Dusun yang ditutup oleh Pentas Seni Budaya Wayang Kulit.
Ketua Panitia Murgiyanto mengatakan acara Merti Dusun dibuka dengan ziarah ke makam tokoh masyarakat, Jumat (27/9/2019). Lalu pada Sabtu (28/9/2019) malam, digelar puncak acara berupa pentas wayang kulit. “Adapun wayang kulit kali dimainkan oleh dalang Sumarno dari Gunungkidul,” katanya kepada Harian Jogja, Sabtu.
Advertisement
Selain sebagai wujud rasa syukur, acara kali ini diakui dia juga sebagai ajang silahturahmi antarwarga di Dusun Mangunan. “Setelah Pemilu banyak yang berbeda pandangan politik. Melalui acara ini coba kami redam dan persatukan lagi. Nyatanya saat persiapan acara sudah banyak warga yang kembali akrab dan tidak ada lagi yang membicarakan masalah politik, semuanya sudah menjadi satu lagi,” ucap Murgiyanto.
Bupati Bantul Suharsono, dalam sambutannya mengatakan acara-acara seperti merti dusun memang harus terus dilestarikan. Dengan begitu diharapkan generasi penerus tidak asing dan kehilangan budaya lokal mereka. “Saya sangat bangga bisa diundang dalam acara-acara seperti ini, kegiatan seperti ini kan kegiatan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan, agar ke depan generasi berikutnya bisa mengerti dan tidak kehilangan budaya lokal,” katanya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ketahanan Energi Indonesia Dinilai Stabil di Tengah Geopolitik Global
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Dua Wisatawan Terseret Arus Rip Current di Pantai Drini
- Eks Menara Kopi Kotabaru Mulai Ramai Bus Pariwisata
- Satpol PP Masih Temukan Wisatawan Merokok dan Otoped di Malioboro
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
Advertisement
Advertisement





