Mayoritas Kecelakaan di Jalan Akibat Kelalaian Manusia

Pelatihan safety riding bagi pekerja di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jogja, Senin (30/9/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
30 September 2019 13:27 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Tingginya kasus kecelakaan di jalan menjadi perhatian bersama. Mayoritas kecelakaan yang terjadi akibat ketidakpatuhan pengendara pada aturan berlalu lintas.

Anggota Unit Dikyasa Satlantas Polresta Jogja Aiptu Henis Catur mengatakan sekitar 70% penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia. Misalnya tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan lainnya. "Ada juga akibat kondisi jalan, tapi mayoritas didominasi oleh faktor kelalaian manusia," katanya dalam pelatihan safety riding bagi pekerja di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jogja, Senin (30/9/2019).

Selain harus mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalulintas, kata Henis, para pengendara juga diminta untuk menggunakan alat keselamatan berkendara saat di jalan. Seperti helm, harus menggunakan helm berstandar. "Kalau berkendara sepeda motor, gunakan alas kaki tertutup. Jangan pakai sandal. Ini untuk melindungi syaraf kaki saat mengalami kecelakaan," katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jogja Ainul Khalid mengatakan kasus kecelakaan kerja yang diklaim oleh peserta BPJS TK paling banyak didominasi oleh kasus kecelakaan kerja di jalan.  Dari data klaim yang diajukan, kata Ainul, sekitar 60% kasus kecelakaan kerja akibat kecelakaan di jalan.

"Saat peserta berangkat atau pulang dari lokasi kerja. Jadi di jalanan. Agar kasus ini bisa terus menurun, maka kami berikan para pekerja pemahaman pentingnya safety riding," katanya.

Selain membekali pekerja dengan safety riding, pihaknya juga memberikan bantuan sebanyak 70 unit helm berstandar kepada 70 pekerja dari 30 badan usaha yang menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Kami pilih badan usaha yang paling banyak mengalami kasus kecelakaan di jalan, dan yang paling sedikit mengalami kecelakaan lalulintas. Kami berharap informasi safety riding bisa digetoktularkan kepada teman teman pekerja lainnya," katanya.