Uang Masjid di Semin Hilang Saat Pembangunan Belum Rampung
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Pengambilan sumpah pimpinan DPRD Gunungkidul yang digelar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Gunungkidul, Senin (30/9/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pembentukan alat kelengkapan (alkap) Dewan menjadi agenda pembahasan perdana seusai pelantikan pimpinan DPRD Gunungkidul definitif, Senin (30/9/2019). Dalam rapat yang digelar tidak ada kejutan karena nama-nama yang terpilih sudah santer terdengar sejak lama.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pembentukan alkap berjalan dengan lancar. Pembentukan alkap meliputi badan musyawarah, badan anggaran dan badan pembentukan peraturan daerah. Fraksi juga mendelegasikan masing-masing anggota ke empat komisi yang ada di Dewan. “Semua sudah terbentuk dan setiap badan maupun komisi sudah ada pimpinannya,” kata Endah, Senin.
Menurut dia, pembahasan langsung dilakukan karena sebelum pimpinan terbentuk sudah dilaksankaan rapat pembahasan praalkap. Oleh karena itu, setelah pimpinan tetap dilantik langsung dilanjutkan dengan paripurna pembentukan alkap. “Baik alkap maupun pimpinan definitif ditetapkan dalam satu hari,” ujarnya.
Disinggung mengenai komposisi dalam alkap, Endah menuturkan pembagian dilakukan secara proposional sesuai dengan jumlah kursi yang dimiliki masing-masing fraksi. Adapun penugasan anggota diserahkan sepenuhnya oleh masing-masing fraksi. “Setiap fraksi kami minta untuk mengirimkan wakilnya untuk duduk dalam alkap,” katanya.
Dengan terbentuknya pimpinan definitif dan alkap, maka ketugasan Dewan dapat dimaksimalkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki. “Tugas-tugas yang dimiliki harus dijalankan dengan baik mulai dari penganggaran, pengawasan, pembentukan perda maupun penyerapan aspirasi dari masyarakat,” kata politikus PDI Perjuangan ini.
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S, mengatakan penunjukan sebagai ketua komisi merupakan amanat dari fraksi. Dia berjanji melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Doakan semoga bisa amanah,” katanya. Menurut dia, banyak tugas yang harus dilakukan di Komisi A karena di dalam tugasnya menyangkut bidang pemerintahan.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto. Demas mengaku siap melakukan pengawasan terhadap program pembangunan infrastruktur di Gunungkidul. “Nanti kami akan memberitahu wartawan saat melakukan inspeksi mendadak terkait dengan pembangunan yang dilaksanakan Pemkab,” kata Demas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan