Advertisement
Tak Ada Sosialisasi ke Warga, Patok Proyek Jalur Kereta Jogja-Borobudur-Semarang Dicabuti Petani
Kepala Dukuh Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, Suwardi menunjukkan patok bambu yang ada di lahan sawah milik warga di dusun Ngentak Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan, Sleman, Senin (7/10/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-- Patok batas tanah terkait dengan proyek jalur kereta api Jogja-Borobudur-Semarang di Sleman dicabut masyarakat.
Kepala Dukuh Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, Suwardi mengatakan jika patok yang berada di pinggir jalan di dusunnya total ada dua. "Namun, kalau di persawahan itu lumayan banyak, karena tidak ada sosialisasi akhirnya dicabuti oleh petani," ujar Suwardi kepada Harianjogja.com, Senin (7/10/2019).
Advertisement
Suwardi mengatakan, jika ia juga belum bisa berkomentar banyak karena memang belum ada informasi maupun sosialisasi mengenai patuk dari Ditjen Perkeretaapian yang ada di wilayahnya. "Terus terang belum bisa bicara yang jelas karena belum ada sosialisasi dari pemerintah desa ke warga masyarakat," ungkapnya.
Adapun, warga di dusun Ngentak Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan Sleman berjumlah 167 KK.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kepulangan Warga Gaza di Rafah Diwarnai Intimidasi dan Pelecehan
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Pelecehan Anak di Umbulharjo, Terduga Pelaku Diringkus Polisi
- Pergatsi Gunungkidul Siapkan Piala Bupati 2026
- Jelang Ramadan 2026, Sleman Diprediksi Surplus Cabai dan Daging
- Program Makan Bergizi Pemkab Gunungkidul Serap Ratusan Tenaga Kerja
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Februari 2026
Advertisement
Advertisement







