Sebelum Masuk Gerai, UKM Disosialisasi

Suasana penyosialiasian kriteria UKM pengisi gerai Pasar Seni Gabusan yang digelar di kompleks Parasamya, Bantul, Kamis (17/10 - 2019). Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
17 Oktober 2019 19:37 WIB Kiki Luqmanul Hakim Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 300 pelaku usaha mengikuti sosialisasi mengenai kriteria usaha kecil menengah (UKM) calon pengisi gerai di Pasar Seni Gabusan. Sosialisasi tersebut digelar oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUKMP) di kompleks Parasamya, Bantul, Kamis (17/10/2019).

Kepala Bidang UKM DKUKMP Bantul, Juwahir, mengatakan sosialisasi itu digelar selama dua hari. Selain Kamis, sosialisasi itu sudah digelar pada Selasa (15/10) lalu.

Sosialisasi tersebut, kata dia, dilakukan dalam rangka mempersiapkan para pelaku UKM yang bakal mengisi gerai Pasar seni Gabusan. “Ini juga merupakan langkah awal kami dan Disdag untuk menjaring pelaku UKM yang memenuhi standar. Minimal standarnya adalah legalitas dan sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga [PIRT] harus dipenuhi,” katanya kepada Harian Jogja seusai acara, Kamis.

Dia menjelaskan ada tiga gerai yang disiapkan untuk UKM di Pasar Seni Gabusan, di antaranya gerai Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Bantul, gerai Asmamitra Bantul, dan gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bantul.

Soal sistem pengurasian, Disdag dan DKUKMP Bantul bekerja sama dengan kelompok pengelola masing-masing gerai. “Pengurasian dilakukan selama tiga hari, mulai 19-21 Oktober,” kata Juwahir.

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Distribusi Perdagangan Disdag Bantul Jendro Darmoko mengungkapkan Pasar Seni Gabusan yang beberapa tahun sempat mangkrak memang bakal dihidupkan kembali. Saat ini, kata dia, beberapa bangunan sedang direvitalisasi.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan pelaku UKM dapat bergelora dan bersinergi mengembangkan Pasar Seni Gabusan. Sehingga ke depan pasar seni tersebut dapat menjadi sarana pengembangan potensi Bantul. Demi Kesejahteraaan warga Bantul,” ujar dia.