Mengklaim Akrab dengan DPP, Suharsono Yakin Dapat Tiket Gerindra untuk Maju Pilkada Bantul

Bupati Bantul, Suharsono ketika ditemui Harian Jogja pada Senin (5/7/2019) usai rapat evaluasi triwulan II. - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
18 Oktober 2019 19:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Bupati Bantul Suharsono mengklaim komunikasinya dengan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra semakin akrab menjelang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Piklada) Bantul 2020 mendatang.

Komunikasi terakhir dengan para pengurus DPP, kata Suharsono, dilakukan saat momen Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra di Hambalang, Bogor. Dalam beberapa kali peremuan dilakukan dalam suasana cair maupun resmi. “Saya sampaikan kinerja saya selama ini,” kata Suharsono, di Gedung Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Jumat (18/10/2019).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bantul ini meyakini akan mendapatkan tiket untuk maju dalam pencalonan di Pilkada 2020 mendatang. Sejauh ini ia mengaku tidak pernah melakukan pelanggaran partai dan tidak pernah membangkang apa yang diinstruksikan oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Namun mekanisme pencalonan maupun dengan siapa perpasangan, Suharsono masih menunggu keputusan DPP. Ia juga tidak terlalu memikirkan karena masih memfokuskan pikirannya dalam menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Bantul.

Terkait isu pencopotan sebagai ketua DPC, Suharsono menepisnya. Ia mengaku sudah mendengar isu tersebut dan memastikan sampai saat ini dirinya masih menjabat sebagai ketua DPC Gerindra Bantul. Menurut Suharsono, dalam politik isu saling untuk menjatuhkan sudah biasa, meskipun dirinya bukan berlatar belakang politikus namun tahu intrik-intrik politik.

”Isu-isu itu tidak masalah, saya termasuk orang yang introvert [diam],” kata Suharsono.

Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto juga menepis isu pergantian ketua DPC. Ia mengatakan memang ada informasi terkait perubahan strukur semua DPC se-Indonesia pada 2020 mendatang. Bukan hanya di Bantul. Perubahan struktur kepengurusan itu, kata dia, merupakan hal biasa untuk penyegaran, karena ada ketua DPC aau DPD yang sudah menjabat lebih dari 10 tahun.

“Sekarang belum ada tanda-tanda adanya pergantian. Tidak tahu kalau tahun depan. Kalau ada pergantian kan nanti juga ada seremonialnya,” kata Darwino.

Ia memastikan Suharsono masih menjadi ketua DPC Gerindra Bantul. Selain itu Suharsono juga memiliki peluang yang besar untuk mendapat rekomendasi dari DPP Gerindra dalam Pilkada 2020 dengan beberapa alasan, di antaranya sebagai Ketua DPC, sebagai petahana yang sudah teruji dan memiliki elektabilitas tinggi. “Pak Suharsono juga sudah berkontribusi ke partai, ikut membesarkan partai,” kata Darwinto.

Namun demikian, Gerindra juga membuka peluang kepada masyarakat untuk mencalonkan diri dalam pilkada lewat Gerindra. Nantinya nama-nama yang mendaftar akan disaring, kemudian diserahkan kepada DPP untuk dinilai.

Bakal calon bupati lainnya, Dewata Eka Putra juga mengklaim sudah menjalin komunikasi dengan DPP Gerindra. Ia sudah menyatakan diri untuk maju dalam Pilkada. Hanya menunggu kendaraannya.

“Harapannya berangkat dari Gerindra, berharap kan boleh ya. Kalau ditanya masalah pendampinyg untuk saat ini masih abu-abu, tapi yang jelas kita sudah komunikasi juga sama Gerindra,” kata Dewata.