Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Tim putri Nusa Tenggara Timur menahan sodokan bambu dari tim putri Banten saat berlaga pada nomor cabang olahraga Dagongan pada final Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (27/10/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL--Dalam Potradnas VII, performa tim dari DIY dan Bantul di semua cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan diakui dia masih rendah. Kontingen Bantul hanya meraih juara empat untuk jenis olahraga egrang, sementara juara I-III untuk lima jenis olahraga tradisional di raih oleh daerah lain.
Secara berturut-turut, untuk cabang sumpitan, juara I-III sumpitan secara berurutan diraih oleh Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat; cabang dagongan, uara I-III diraih oleh Banten, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat; cabang egrang, juara I-III diraih Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Untuk cabang terompah panjang masing-masing juara I-III diraih oleh Jawa Barat, Gorontalo, dan DKI Jakarta, sedangkan cabang hadang juara I-III diraih oleh DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Banten. “Juara umum diraih oleh Banten dengan perolehan dua emas dan satu perunggu. DIY tidak mendapat juara,” kata dia.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko sepakat mengembangkan olahraga tradisional di Bantul. Dinasnya siap memperjuangkan anggaran untuk pembinaan atlet dan memfasilitasi pelatiha olahraga tradisional, sama seperti perhatian pada cabang olahraga umum dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Kami sudah meminta FORMI [Bantul] untuk menghitung kebutuhan anggaran dan mengajukannya agar dianggarkan di tahun depan,” kata Isdarmoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.