Aplikasi TaniKu Diklaim Mudahkan Kinerja Petani Kulonprogo

Petani di Dusun Mangunan, Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Sumarno, mengurusi lahan yang sudah ditanami jagung, Sabtu (6/7/2019).-Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
31 Oktober 2019 04:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :


Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo telah meluncurkan aplikasi Tani Kulonprogo (TaniKu). Aplikasi ini diklaim memudahkan kinerja petani.

Kepala Distanpangan Kulonpogo, Aris Nugroho mengatakan TaniKu dikenalkan kepada masyarakat saat pameran pembangunan dalam rangka Hari Jadi Kulonprogo ke 68 di Taman Budaya Kulonpogo, September 2019. "Tepatnya di stand Distanpangan, sudah kita kenalkan ke masyarakat," kata Aris, Rabu (30/10/2019).

Aplikasi ini bisa diakses di taniku.kulonprogo.go.id. Kehadiran TaniKu digadang-gadang bisa memudahkan kinerja petani, karena di dalam aplikasi ini tersedia dua jenis fitur layanan, yaitu layanan informasi dan layanan online.

Untuk layanan informasi meliputi daftar kios sarana dan produksi pertanian, pelaku usaha, produk pertanian, agrowisata, harga komoditas dan informasi kelembagaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Sementara untuk layanan online, menyediakan pengurusan rekomendasi BBM. Menu ini berisi layanan untuk membuat surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi jenis tertentu secara online. Ini digunakan untuk mendapatkan BBM sesuai SPBU yang telah ditunjuk. Menu ini juga sudah terintegrasi dengan data NIK dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Selain itu adapula layanan mengurus Surat Keterangan Kesehatan Hewan [SKKH] secara online dan konsultasi online yang berhubungan dengan dunia pertanian dan peternakan," jelas Aris.

Aris berharap dengan adanya TaniKu, pelayanan kepada petani bisa lebih baik lagi. Di samping itu pemasaran produk juga kian luas karena dilakukan secara online.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanpangan Kulonprogo Tri Hidayatun menambahkan untuk layanan konsultasi secara interaktif dalam TaniKu bisa jadi sarana petani untuk bertanya ihwal masalah yang berhubungan dengan dunia pertanian dan peternakan.

Petani bisa bertanya mengenai cara penanganan hama penyakit, tata cara budi daya agribisnis dan mengatasi penyakit hewan ternak. "Kami sediakan petugas khusus yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari petani," ujarnya.