Antisipasi Ruang Kelas Runtuh, SDN Gedangklutuk Nebeng Ruangan SMP

Penjaga sekolah SD Negeri Gedangklutuk, Sugiyono saat menunjukan atap ruang kelas V yang nyaris ambruk karena kayu mengalami pengeroposan, Rabu (6/11/2019). - Harian Jogja/David Kurniawan
07 November 2019 21:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—SD Negeri Gedangklutuk di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, menyiapkan opsi meminjam kelas di SMP Negeri 3 Saptosari apabila kerusakan ruangan kelas yang dimiliki semakin parah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana, terutama saat musim hujan tiba.

Kepala SD Negeri Gedangklutuk, Jaman, mengatakan untuk sementara proses belajar mengajar siswa tidak terganggu meski ada ruang kelas yang rusak. Namun, hal tersebut tidak bisa menjadi jaminan karena potensi kerusakan meluas semakin tinggi seiring datangnya musim penghujan.

Menurut dia, kerusakan yang semakin luas dapat membahayakan para siswa saat belajar. Oleh karena itu, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan SMP Negeri 3 Saptosari untuk meminjam ruangan sebagai salah satu opsi untuk tempat belajar. “Kebetulan lokasi kami bersebalahan. Opsi lainnya, kami juga siap menggunakan balai dusun setempat untuk belajar,” katanya kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Jaman menjelaskan upaya perbaikan sekolah sudah coba dilakukan sejak akhir 2017. Saat itu pihak sekolah mengajukan bantuan perbaikan ke Pemerintah Pusat. Meski demikian, kejelasan program tidak diketahui hingga sekarang ini. “Mungkin adanya perubahan kelembagaan membuat program tidak ada kejelasan. Tapi dari Pemkab sudah ada garansi akan dibangun di 2020,” katanya.

Untuk sementara ruangan kelas di SD Negeri Gedangklutuk masih mencukupi karena ada masih ada ruangan yang kosong sehingga dapat dimanfaatkan. “Tapi kami tetap waspada karena potensi rusak semakin luas sangat mungkin terjadi karena guyuran hujan,” katanya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, berharap kerusakan di SD Negeri Gedangklutuk bisa segera diperbaiki. Hal ini diperlukan untuk memberikan garansi keamanan bagi para siswa dan guru saat proses belajar mengajar berlangsung. “Saya sudah berkoordinasi dengan Disdikpora dan harapannya penanganan bisa dilakukan secara cepat,” katanya.

Ruangan Kelas V di SD Negeri Gedangklutuk rusak karena kayu bagian atap keropos sehingga rawan ambruk. Guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan, pihak sekolah memasang empat tiang penyangga dari bambu. “Untuk sementara aman karena sudah ada penyangganya. Tapi ini bukan jaminan sehingga para siswa dipindahkan ke ruangan lain,” kata penjaga sekolah, Sugiyono.

Menurut dia, kerusakan tidak hanya di ruang Kelas V. Beberapa ruangan lain juga rusak. Hanya, kerusakan tidak parah karena hanya bagian tulang atap ruangan melengkung. “Masih satu bangunan dengan Kelas V, tapi masih tetap digunakan. Harapannya bisa segera ada perbaikan,” katanya.