Tamu di Polres dan Polsek di Kulonprogo Harus Menulis Alasan Kedatangannya

Suasana di depan Mapolres Kulonprogo, Kecamatan Pengasih, Rabu (13/11/2019). - Jalu Rahman Dewantara/Harian Jogja
14 November 2019 00:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Polres Kulonpogo memperketat keamanan di mapolres setempat pasca-ledakan bom bunuh diri terjadi di Markas Komando Polres Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/11/2019). Penjagaan juga dilakukan di mapolsek dan pos lalu lintas.

"Terkait kejadian bom bunuh diri di Medan, pertama kami prihatin, semoga ini kejadian terakhir. Soal kewaspadaan jelas kami tingkatkan, baik pengamanan di mapolres, polsek maupun pos lalu lintas," kata Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan, kepada awak media di Mapolres Kulonprogo, Rabu siang.

Penjagaan itu dilakukan di gerbang masuk mapolres. Setiap tamu yang datang diperiksa oleh petugas. Tamu juga harus mengisi buku tamu dan menuliskan alasannya datang ke mapolres. Cara serupa juga diterapkan di seluruh mapolsek. "Sementara untuk petugas jaga di pos lalu lintas utamanya yang beroperasi 24 jam kami minta siaga," ucapnya.

Sudarmawan menyatakan untuk sementara pihaknya baru sebatas mengetatkan keamanan. Belum sampai menambah personil jaga. Kepada masyarakat, ia mengimbau tidak perlu panik. Jajaran Polres Kulonprogo lanjutnya tengah berupaya menciptakan suasana kemanan tertib masyarakat (Kamtibmas).

Salah satu tamu, Harsono, mengaku tidak terganggu meski barang-barangnya diperiksa oleh petugas. Menurutnya ini merupakan hal biasa demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Polres Kulonprogo.

"Setiap keluar masuk sini memang harus lapor, jadi gak masalah," kata warga Wates yang datang ke Polres Kulonprogo untuk mengurus surat kendaraan ini.