Dinas Pariwisata DIY & Pokdarwis Gelar Pendampingan Desa Wisata Krebet

Salah satu pemateri di Kelas B yang sedang membahas tentang Homestay dan juga cara pengelolaannya, Selasa (19/11/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
20 November 2019 04:27 WIB Kiki Luqmanul Hakim Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwsata DIY bekerjasama dengan Pokdarwis Desa Wisata Krebet menggelar Pendampingan Desa Wisata di.kawasan Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Panjangan, Bantul. Tujuannya untuk memajukan Krebet sebagai destinasi yang unggul.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, mengatakan pendampingan desa wisata ini dibagi menajdi tiga kelas. Kelas A, B dan C dengan peserta 80 orang. 

“Di kelas A kita membahas tentang bagaimana pengelolaan desa wisata, seperti pengelolahan sampah dan juga cara memunculkan inovasi baru agar para pengunjung yang ke sini tidak bosan untuk datang lagi,” katanya kepada Harian Jogja pada  Selasa (19/11/2019).

“Sedangkan untuk di kelas B kita membahas materi tentang pengelolaan homestay, lalu ada praktek dengan chef juga untuk soal makanan. Karena dua poin itu sangat penting bagi perkembangam desa wisata,” lanjutnya.

Lalu untuk di kelas C yang diikuti oleh anak muda sekitar, membicarakan tentang pemasaran serra branding desa wisata. “Kelas C sengaja kita isi oleh anak-anak muda karena kita ingin destinasi ini juga dipasarkan melalui sosial media, kan sekarang median iklan bisa melalui itu semua,” ujarnya.

Dalam acara tersebut pihak Dinpar DIY mempercayakan kepada Puspar UGM, praktisi desa wisata yang ahli dalam bidangnya, HPI, PHRI, Asita serta Gipi. 

Sementara itu Ketua Pokdarwis Desa Wisata Krebet, Agus, mengatakan, daerah memang sangat membutuhkan pendampingan karena di Krebet masih banyak warga yang belum tahu bagaimana cara mengelola destinasi wisata.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pariwisata DIY yang telah membantu kami dalam pembekalan ini, sejujurnya kami sangat butuh lebih banyak lagi tentang ilmu seperti ini. Tadi ada pembelakan tentang Homestay, pengertian Desa Wisata dan juga cara pengelolaannya, bahkan masalah promosi di media sosial,” katanya. 

“Tiga materi tersebut sangat berguna, semoga ke depannya desa kami bisa menyumbang angka kunjungan wisata di DIY maupun di Bantul sendiri. Selain itu dengan adanya acara ini saya juga berharap para warga sini mampu lebih bergotong-royong lagi untuk menuju Krebet Desa Wisata yang lebih bagus lagi,” harap Agus.