Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi pembacokan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Wening Pamuji Asih, 35, warga Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul mengalami luka bacok di bagian dada hingga tembus ulu hati di rumahnya, Rabu (20/11/2019) malam.
Pelaku pembacokan guru sekolah menengah atas (SMA) di Bantul dan Kulonprogo tersebut diduga adalah muridnya sendiri, berinisial CB, 16, warga Kulonprogo.
Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam penyelidikan polisi, "Motifnya masih kami dalami, masih dalam penyidikan," kata Kapolsek Srandakan, Komisaris Polisi Muryanto, saat dihubungi Kamis (21/11/2019).
Muryanto mengatakan peristiwa itu bermula sekitar pukul 20.30 WIB mertua korban mendengar jeritan minta tolong dari dalam kamar korban. Mertua korban kemudian memberi tahu anaknya atau suami korban bernama Nukman Rifai untuk mengecek.
Saat dicek ke dalam kamar, korban dalam kesakitan dengan luka bacok di bagian ulu hati, memar di wajah, dan lemas. Korban juga kesulitan untuk berkomunikasi. "Setelah itu korban diangkat ke depan rumah oleh saksi satu [mertua korban] dan dibawa ke Rumah Sakit UII dengan bantuan dari warga," kata Muryanto.
Saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit UII dan rencananya akan dirujuk ke Rumah Sakit Umun DR Sardjito. Muryanto mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan sebilah pisau yang berlumuran darah dan satu unit telepon selular yang diduga milik pelaku.
Selain itu polisi juga menemukan bukti adanya ancaman terhadap korban melalui media sosial sebelum kejadian. Sejumlah saksi juga melihat depan rumah ada seorang remaja usia sekitar 20 tahun. Bukti-bukti yang mengarah ada pelaku CB itu kini masih di dalami.
Panit Reskrim Polsek Srandakan Iptu Agus DS menyatakan bahwa terduga pelaku yang diamankan adalah murid korban di sekolah. Apa dugaan motif pembacokan tersebut? "Masih dalam penyidikan," ujar Agus.
*Berita ini terus diperbarui dengan adanya keterangan tambahan. Judul berita ini juga telah dikoreksi, sebelumnya berjudul Seorang Guru di Bantul Jadi Korban Pembacokan di Rumahnya, Terduga Pelaku Adalah Siswanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Gempa M3,5 mengguncang selatan Bantul, Sabtu (5/9/2026) pagi. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 14 km.
Pakar Turki menilai pipa minyak melalui Suriah sulit menggantikan Selat Hormuz karena biaya tinggi, keamanan, dan minimnya investor.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.