Advertisement
Disnakertrans Sayangkan AK1 Tak Jadi Syarat Pendaftaran CPNS di Kulonprogo
Ilutrasi pencari kartu kuning. - JIBI/Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO - Meskipun tidak menjadi salah satu syarat untuk pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di Kulonprogo, pemohon kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja (AK1) meningkat dua kali lipat.
Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo Trusta Hendraswara memastikan Pemkab Kulonprogo tidak mensyaratkan kartu kuning untuk pendaftaran CPNS 2019. "Kulonprogo tidak mensyaratkan kartu kuning," ujarnya ketika dikonfirmasi Harianjogja.com, Rabu (20/11).
Advertisement
Walau begitu, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo mencatat ada peningkatan hingga dua kali lipat sejak pendaftaran CPNS dibuka. Jika biasanya pemohon hanya berkisar 10-15 orang, maka kini angka tersebut bisa mencapai 39 orang.
Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kulonprogo, Susilo mengonfirmasi hal tersebut. Menurutnya para pemohon AK1 di kantornya mengincar formasi di Pemkot Jogja.
BACA JUGA
"Ada peningkatan sekitar dua kali lipat, tapi Kulonprogo tidak mensyaratkan. Beberapa pemkot, seperti Pemkot Jogja, dan kementerian mensyaratkan itu, jadi rata-rata yang mencari [AK1] menyasar formasi di luar Kulonprogo," kata Susilo, Rabu (20/11/2019).
Susilo mengungkapkan pihaknya sempat melayangkan surat ke BKPP Kulonprogo sebelum masa pendaftaran CPNS 2019 dimulai. Isinya meminta Pemkab Kulonprogo mensyaratkan kartu kuning sebagai syarat CPNS.
"Surat ini artinya besar sekali bagi kami dalam rangka pendataan pencari kerja [pencaker]. Misal pelamar CPNS enggak diterima di sana, kami sudah punya data pencaker untuk menginformasikan lowongan yang ada," kata Susilo.
Ia menyayangkan keputusan Pemkab Kulonprogo yang tidak mengikutsertakan AK1 sebagai syarat daftar CPNS. Menurutnya, selain pencaker menjadi tidak terdata, informasi mengenai lowongan kerja juga semakin sulit diterima oleh pencaker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: 62.527 Kendaraan Padati Tol Cikampek Utama
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik di Terminal Giwangan Jogja Tembus 12.804 Penumpang
- Rute Baru DAMRI Jogja-Semarang PP, Ini Jadwalnya
- Harga Sayur di Beringharjo Jogja Sempat Melonjak Saat Lebaran 2026
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Breksi Naik
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
Advertisement
Advertisement







