Kekeringan Gunungkidul Meluas, 83.757 Jiwa di 71 Kalurahan Terdampak
Kekeringan Gunungkidul meluas. Sebanyak 83.757 jiwa di 71 kalurahan terdampak krisis air bersih dan bantuan mencapai 1.087 tangki.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gelaran Pilkades Serentak 2019 yang digelar di 56 desa di Gunungkidul berlangsung dengan lancar dan aman, Sabtu (23/11/2019). Berdasar hasil analisis dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, tingkat partisipasi pemilih mencapai 78,11%,
Di dalam pilkades tahun ini ada 163 calon yang bertarung untuk memperebutkan posisi kades di 56 desa. Total ada 40 calon yang berstatus petahana dan sisanya sebagai calon baru. Hasil dari rekapitulasi suara, hanya ada 23 petahana yang kembali terpilih. Untuk 33 desa lainnya dipimpin oleh kades baru selama enam tahun ke depan.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sujoko, mengatakan penyelenggaraan pilkades tahun ini berjalan dengan lancar. Persaingan untuk memperebutkan kursi kades juga berlangsung seru karena banyak kejutan-kejutan yang terjadi. “Buktinya ada belasan petahana yang gagal terpilih. Di beberapa desa juga ada kejutan karena calon yang awalnya tidak masuk perhitungan malah tampil sebagai pemenang,” katanya kepada wartawan, Sabtu.
Menurut dia dengan pelaksanaan pencoblosan secara serentak, proses tahapan selanjutnya tinggal pelantikan kades terpilih. “Tinggal menyelesaikan berkas administrasi kemudian diajukan untuk dilantik secara bersama-sama,” katanya.
Dijelaskan Sujoko, pilkades serentak di Gunungkidul terbagi dalam tiga gelombang. Gelombang pertama diselenggarakan di 2015 dan dilaksanakan di 58 desa. Gelombang kedua dilaksanakan 2018 dan diselenggarakan di 30 desa. “Tahun ini merupakan gelombang yang ketiga dan diikuti 56 desa,” katanya.
Di dalam Peraturan Daerah No.17/2017 tentang Kepala Desa, jabatan kades diatur selama enam tahun. Oleh karena itu, pilkades serentak akan kembali digelar di 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 58 desa. “Pilkades 2021 merupakan ulangan di 2015,” ujar Sujoko.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengaku berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam kesuksesan penyelenggaraan pilkades serentak di tahun ini. “Pilkades serentak berjalan dengan aman dan lancar. Untuk kades terpilih jangan merayakan kemenangan secara berlebihan sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” kata Badingah, Sabtu.
Dia berharap kepada kades terpilih nantinya bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya untuk melaksanakan pembangunan yang lebih baik. “Mudah-mudahan bisa amanah dan membawa kemajuan yang baik bagi desa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan Gunungkidul meluas. Sebanyak 83.757 jiwa di 71 kalurahan terdampak krisis air bersih dan bantuan mencapai 1.087 tangki.
Polisi menemukan selisih data manifes KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di utara Sumenep. Lima orang meninggal dan lima masih hilang.
Bareskrim Polri mengungkap workshop pengolahan emas ilegal di perumahan Jakarta Utara yang hasilnya diduga diselundupkan ke Hong Kong.
BIGBANG resmi comeback lewat BiiiG setelah empat tahun. Grup ini juga menyiapkan tur dunia XX: Cosmos yang akan singgah di Jakarta
Mini Cooper listrik generasi baru berpotensi meninggalkan penggerak roda depan setelah hampir 70 tahun dan beralih ke roda belakang.
TKA SMA 2026 akan digelar 26 Oktober-8 November. Pelajari kisi-kisi 3 mapel wajib: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Lengkap dengan kompetensi d