Asyik, Tahun Depan Honor GTT/PTT di Sleman Naik

Ilustrasi. - SOLOPOS/Ratna Puspita Dewi
29 November 2019 07:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Rendahnya tingkat kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di wilayah Sleman direspons positif oleh Pemkab Sleman. Tahun depan, honor para GTT/PTT dan juga guru PAUD akan dinaikkan.

Kenaikan honor tersebut tidak hanya menyasar GTT/PTT/guru PAUD di sekolah negeri, tetapi juga pada sekolah swasta. Total anggaran pada APBD 2020 yang disiapkan untuk kenaikan honor para guru tersebut sebesar Rp51,3 miliar. "Jumlah honor yang akan diberikan bervariasi berdasarkan statusnya," kata Bupati Sleman, Sri Purnomo pada acara Resepsi HUT ke-74 PGRI & Hari Guru Nasional 2019, di Gedung Serba Guna Sleman, Kamis (28/11).

Bagi GTT yang mengajar di sekolah negeri, kata Sri, pada 2020 honornya akan naik jadi Rp700.000 per bulan, sedangkan honor GTT di sekolah swasta naik jadi Rp600.000 per bulan. Adapun untuk PTT yang bekerja di sekolah negeri, tahun depan honornya akan bertambah jadi Rp650.000, sedangkan untuk PTT di sekolah swasta naik jadi Rp500.000.

Begitu pula dengan honor guru PAUD, kata dia, tahun depan juga naik jadi Rp500.000 per bulan. "Kalau untuk honorer K2 yang saat ini hanya menerima Rp1 juta per bulan maka tahun depan akan menjadi Rp1,2 juta per bulan," kata Sri.

Menurut Sri, kenaikan honor yang diterima para guru tersebut merupakan wujud apresiasi Pemkab terhadap pengabdian para tenaga pendidik dan kependidikan di Sleman. Baginya, pengabdian para guru baik yang berstatus GTT dan PTT di sekolah negeri maupun swasta selama ini sangat besar. "Kami tidak tega kalau yang di sekolah negeri dipikirkan tapi yang di sekolah swasta tidak dipikirkan. Meskipun tidak seberapa, tetapi semuanya kami beri kenaikan," ucapnya.

Ketua PGRI Sleman, Sudiyo menyambut gembira atas kebijakan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah kabupaten Sleman yang selalu meningkatakan kesejahteraan GTT dan PTT di Sleman untuk setiap tahunnya. "Saya masih ingat tiga tahun yang lalu fasilitasi untuk GTT itu masih Rp250.000, kemudian ada peningkatan di setiap tahunnya," kata Sudiyo.