Desa Wisata Harus Memiliki Ciri Khas

Panorama dari atas bukit Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. - IG @Jperangin
01 Desember 2019 22:02 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Eko Rustanto, meminta desa wisata yang ada di Bumi Handayani lebih menonjolkan ciri khas yang dimiliki. Sebab, hal itu mampu menggaet lebih banyak lagi wisatawan yang berimbas pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kalau wisata tanpa ciri khas, wisatawan enggan datang, sehingga target retribusi Rp40 miliar sulit dicapai," kata Eko saat ditemui Harian Jogja, Minggu (1/12/2019).

Menurutnya, pariwisata yang ada di Gunungkidul saat ini monoton. Semua perkembangan wisata hanya menyasar wisata pantai. Alhasil, ekonomi juga hanya bergerak di wilayah selatan saja.

Menurutnya, butuh sinergitas pemerintah dan para pelaku wisata untuk membuat terobosan baru di wilayah lainnya, satu di antaranya merintis atau meningkatkan objek pariwisata yang memiliki ciri khas tertentu. "Ini peran pemerintah menetapkan desa di Gunungkidul yang berpotensi sebagai desa wisata dengan keunikan dan khasnya tersendiri, tentunya masing-masing desa memiliki perbedaan," ujarnya. Saat ini Dewan bersama Pemkab fokus mengembangkan dan menciptakan objek wisata yang memiliki keunikan di wilayah utara.