PILKADA 2020: PDIP & Nasdem Tunggu Rekomendasi

Ilustrasi Pilkada
13 Desember 2019 08:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua partai politik (parpol) masing-masing PDI Perjuangan dan Nasdem Gunungkidul telah menyelesaikan tahapan penjaringan bakal calon kepala daerah. Kedua partai ini tinggal menunggu rekomendasi dari DPP, siapa calon yang diusung dalam Pilkada 2020.

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan jajarannya sudah menyelesaikan tahapan penjaringan bakal calon kepala daerah. Selain harus mendaftarkan diri, bakal calon juga harus mengikuti proses uji gagasan yang melibatkan tim dari akademisi. “Semua sudah lalui dan DPW juga sudah menyodorkan nama ke DPP,” kata Suparjo kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).

Menurut dia, untuk bakal calon bupati ada beberapa nama yang diusulkan seperti Budi Oetama Prasetya, Mayor Sunaryanto, Wahyu Purwanto. Sedangkan nama-nama seperti Bahron Rasyid, Dadang Iskandar dan Supar Sarwo Putro diajukan sebagai bakal calon wakil bupati. “Kami tinggal menunggu dan hingga sekarang belum ada rekomendasi yang turun,” kata pria yang tercatat sebagai anggota DPRD DIY ini.

Suparjo menuturkan untuk rekomendasi, DPD Partai Nasdem DIY masih menunggu kebijakan dari DPP. Meski demikian, ia memprediksi keputusan terkait dengan calon yang akan diusung baru muncul pada Februari 2020. “Yang jelas calon yang diusung harus sesuai dengan pilihan rakyat jadi harus melalui kajian ilmiah. Jadi, rekomendasi kemungkinan baru turun di Februari 2020,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Menurut Endah, proses penjaringan di tingkat kabupaten telah selesai dilakukan dan tinggal menunggu rekomendasi dari DPP. “Kami masih menunggu rekomendasi dari DPP,” katanya.

Untuk calon yang akan diusung, Endah tak mau berspekulasi. Ia berdalih bahwa keputusan berada di DPP sehingga pimpinan di daerah hanya bisa menuruti garis aturan partai. “Pilkada digelar serentak sehingga DPP butuh waktu untuk menyelesaikan rekomendasinya secara bersama-sama. Jadi, kami tunggu calon mana yang ditunjuk, maka itu yang akan diusung,” katanya.

Ketua DPD PKS Gunungkidul, Ari Siswanto, mengatakan untuk persiapan pilkada PKS masih menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol lain. Menurut dia partainya tidak bisa mengusung calon sendiri dan harus berkoalisi dengan partai yang lain. “Kami masih buka komunikasi dengan partai lain karena hubungan yang baik harus dijaga terus,” katanya.