Tol Jogja Bakal Dibangun, Warga Jombor Minta Pemerintah Perhatikan Amdal

Ilustrasi. - Bisnis/Arief Hermawan P
20 Desember 2019 02:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Warga sekitar fly over Jombor meminta agar analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) benar-benar diperhatikan terkait dengan pembangunan jalan tol Jogja yang kemungkinan melintasi wilayah mereka.

Ketua RT 07 RW 23 Padukuhan Jombor Kidul Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Wartono, 65, mengatakan jika warga menyambut baik atas rencana pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang digadang-gadang akan melewati Ring
Road Utara.

Namun, warga sampai saat ini belum mendapatkan sosialisasi dari pemangku kebijakan. Warga juga menuntut adanya ganti untung jika ada pengalihan lahan.

"Sampai saat ini Desa belum bisa memberikan jawaban terkait dengan pembangunan tol Jogja-Solo yang akan melewati tol ring road Utara terutama di Monjali," ujar Wartono kepada Harianjogja.com, Kamis (19/12/2019).

Warga di sekitar di sekitar fly over Jombor khususnya warga RT 05 RT 07 RW 23 Padukuhan Jombor Kidul Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman mulai bertanya-tanya terkait dengan rencana pembangunan tol.

Ia juga sudah berdiskusi dengan masyarakat agar nantinya ketika ada pembangunan tol Amdal mesti diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Terkait dengan pembangunan tol di wilayah Monjali, Wartono sempat was-was jika pembangunan tersebut akan menambah kesemrawutan kondisi drainase di sekitar Monjali.

"Pada saat pembangunan fly over itu gorong-gorong di sekitar tidak maksimal, akhirnya berdampak buruk kepada warga di sekitar pasca pembangunan fly over, Monjali itu drainasenya kurang baik, semoga nanti bisa diperhatikan permintaan dari rakyat kecil ini," tutupnya.