Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi perangkat desa./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Bantul dipastikan akan digelar pada Juni 2020. Namun hingga kini semua desa yang akan menyelenggarakan pilkades belum melakukan persiapan apapun lantaran belum ada beleid apapun yang bisa menjadi landasan hukum.
Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah (Setda) Bantul, Kurniantoro mengatakan tahapan pilkades serentak sudah disusun, namun harus menunggu surat keputusan (SK) penetapan pilkades terlebih dahulu dari Bupati. “Nunggu SK Bupati dulu terkait dengan penetapan pilurdes [pilkades] sebagai dasar hukum,” kata Kurniantoro, saat ditemui di sela-sela rapat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Bantul, Kamis (26/12/2019).
Kurniantoro meyakini SK Bupati akan keluar pada awal Januari mendatang. Dengan begitu semua pemerintah desa yang menyelenggarakan pilkades serentak sudah bisa menyosialisasikan aturan itu kepada masyarakat.
Disinggung soal anggaran pilkades serentak, dia mengakui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp6,1 miliar. Sayangnya, anggaran itu pun hingga kini belum diketok lantaran masih dalam tahap evaluasi.
Anggaran pilkades tersebut berdasarkan penghitungan per orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebesar Rp25.000. Jumlah itu belum termasuk tambahan Rp20 juta per desa bagi desa yang calonnya terdapat lebih dari lima orang. “Besaran anggaran tergantung jumlah DPT, semakin banyak DPT semakin besar. Anggarannya memang disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Kurniantoro.
Seperti diketahui Pilkades Serentak 2020 di Bantul akan diikuti 24 desa. Dari 24 desa tersebut ada enam desa yang kepala desanya sudah purnatugas tahun ini. Adapun kepala desa di 18 desa lainnya purnatugas sebelum Juni 2020 sehingga hampir semua desa yang menyelenggarakan pilkades akan dijabat oleh pejabat sementara kepala desa.
Para pejabat sementara kepala desa, kata Kurniantoro diambil dari masing-masing kecamatan sesuai wilayah desa. Pejabat sementara tetap mendapat tunjangan meski mendapat honor sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Hanya tunjangannya tidak banyak, yakni sebesar 30% dari total penghasilan tetap (siltap). “Tidak dapat siltap tapi tetap dapat tunjangan karena bagaimana pun itu tugas tambahan,” ucap Kurniantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Basarnas mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin dengan 243 orang.
Sinopsis Fall 2: Deadpoint mengikuti Jax dan Luce yang terjebak di ketinggian ekstrem Gunung Kwan setelah longsoran batu.
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.
Putin bertemu PM Ethiopia Abiy Ahmed di sela-sela KTT BRICS dan mengundangnya menghadiri KTT Rusia-Afrika di Moskow.
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.