Penemuan Kerangka di Septic Tank, Polisi Sebut Ayu Selisa Dibunuh Suaminya

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
26 Desember 2019 15:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Resor Bantul menemukan fakta baru dalam penemuan kerangka manusia dalam septic tank di Karangjati, Bangunjiwo, Kasihan Bantul. Polisi menyebut kerangka manusia tersebut adalah Ayu Selisa. Ayu mati diduga karena dibunuh oleh suaminya sendiri Edi Susilo.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan kerangka korban dan keterangan saksi-saksi, bahwa korban adalah Ayu Selisa. Keluarga Ayu juga sudah meyakini berdasarkan tanda-tanda, di antaranya gelang dan bordir jaket yang dikenakan ayu yang ditemukan sekitar septic tank.

Riko juga menduga bahwa penyebab kematian Ayu adalah dibunuh, “Ada indikasi penyebabnya adalah pembunuhan. Siapa pelakunya kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” kata Riko.

Untuk menungkap pelaku pembunuhan tersebut, polisi telah memeriksa lima orang saksi, di antaranya adalah keluarga Ayu Selisa dan keluarga Waluyo, mertua korban. Dari hasil pemeriksaan saksi, kata Riko, pelaku mengarah pada Edi Susanto, yang tidak lain adalah suami dari Ayu Susanto.

Edi Susanto sudah meninggal dunia karena bunuh diri pada 11 September lalu di rumahnya. Namun sebelum Edi meninggal dunia sempat bercerita kepada ayahnya, Waluyo, bahwa istrinya tidak pergi kemana-mana melainkan ada di sekitar rumah dan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saat diceritakan tersebut, ayah dari Edi, kata Riko, juga sempat kaget.

Namun bagaimana proses kematian Ayu, polisi masih menyelidikinya. Termasuk siapa saja yang terlibat dalam kematian Ayu, masih dalam penyelidikan lebih lanjut, “Ini bisa kami ungkap, arah pelaku ke Edi. Keterangan saksi-saksi juga arahnya ke sana [Edi]. Apakah ada pelaku lain kami masih menyelidiki lebih dalam,” ujar Riko.