Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi posko bencana.-Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANTUL-Menghadapi ancaman bencana hidrometerorologi sebagaimana yang dinyatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, warga mulai bersiap dengan mendirikan posko di tiap dusun.
Anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Desa Segoroyoso, Jumitri mengatakan sejumlah ancaman bencana yang terjadi di Segoroyoso adalah banjir, longsor, dan pohon tumbang. Untuk lokasi rawan longsor terdapat satu titik di Dusun Srumbung RT 06.
Sementara ancaman banjir ada di tiga dusun, yakni Dusun Jembangan, Segoroyoso II, dan Karanggayam, “Kalau di Jembangan dan Segoroyoso II itu ancaman luapan dari Sungai Pesing. Kalau di Karanggayam dari Sungai Opak. Itu tahun lalu juga sempat banjir,” kata Jumitri, Jumat (3/1/2019).
Pihaknya mengaku sudah mengantisipasi terkait ancaman bencana tersebut dengan melakukan pengecekan debit air sungai secara berkala dan pengecekan gerakan tanah longsor. “Kami juga sudah siapkan posko di rumah dukuh,” kata dia.
Warga Dusun Depok, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret, Subadi juga mengaku orang tuanya yang tinggal di RT 03 sejak musim hujan sudah tidak berani tidur di kamar, “Sekarang tidurnya di ruang tengah, sudah ga berani di kamar,” kata Subadi.
Subadi merupakan anak dari Suryanto yang rumahnya terkena longsor pada Februari 2019 lalu. longsor waktu itu menjebol dapur dan kamar rumah Suryanto. Selain rumah orang tuanya, kata Subadi, rumah Bahrun Efendi yang berada di bawahnya rumah Suryanto terncam jika longsor terjadi. Saat ini pihaknya hanya berjaga-jaga setiap turun hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat Desember 2026. Pengamat Hardjuno Wiwoho meminta pengawasan ketat agar aturan tak disalahgunakan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.