Festival Hadrah Se-DIY Digelar di Ponpes Albarokah

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun membuka Festival Hadrah Se-DIY di Pondok Pesantren Albarokah, Godangan, Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Minggu (5/1/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
05 Januari 2020 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Festival Hadrah Se-DIY digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Albarokah, Godangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Minggu (5/1/2020). Festival digelar salah satunya untuk melestarikan kesenian rakyat.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan festival tersebut merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mengenalkan kesenian tradisional islami yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

"Selain menjadi media dakwah, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarumat sehingga tercipta masyarakat yang guyub, rukun dan saling menghargai” katanya saat membuka kegiatan.

Menurutnya, melalui festival ini juga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat jika ajaran Islam tersebut menarik, indah, dan menyenangkan. Islam bisa berkembang pesat di nusantara, katanya, karena indahnya kesenian yang dimiliki, sehingga banyak masyarakat yang tertarik menyelami indahnya Islam.

"Ada nasihat Sunan Kalijaga di mana dengan ilmu maka hidup akan lebih mudah, dengan agama hidup yang lebih mudah itu akan terarah dan bermakna, dan dengan seni maka hidup yang terarah dan bermakna itu, akan terasa indah baik oleh diri maupun orang lain," katanya.

Pengasuh Ponpes Albarokah Gus Miqdam Makfi mengatakan festival yang digelar tersebut merupakan tahun pertama. Salah satu tujuannya untuk menyambut khataman Alquran Para Satri Ponpes sekaligus memperingati 1 tahun wafatnya Kyai Haji Rosim Al Fatih. "Festival yang bertajuk Alba Fest ini diikuti oleh 25 Grup Hadroh dari berbagai Ponpes di DIY," katanya.

Adapun Kategori lomba hadrah pada festival tersebut dibagi menjadi tiga yakni, Kategori Juara Umum, Kategori Vokal Terbaik dan Kategori Aransemen Terbaik. Masing-masing peserta akan membawakan dua buah tembang, yakni tembang wajib dan tembang pilihan.