PILKADA BANTUL: Berseteru di Pilkada 2014, PDI Perjuangan dan PKB Jalin Koalisi di Pilkada Tahun Ini

ilustrasi. - dok
06 Januari 2020 14:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Suhu politik jelang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Bantul tahun ini kian memanas.

Dua partai politik yang saling berseteru saat Pilkada Bantul lima tahun silam, yakni PDI Perjuangan dan PKB, kali ini justru bersatu. Namun terkait dengan siapa calon bupati dan wakil bupati yang diusung, hingga kini keduanya masih berembuk. 

Beredar kabar bahwa bakal calon bupati yang akan diusung kedua partai tersebut adalah Abdul Halim Muslih dari PKB, sedangkan untuk wakilnya dari PDI Perjuangan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Bantul, Subhan Nawwawi tidak membantah maupun membenarkan terkait dengan informasi tersebut. Namun soal rencana koalisi, politikus yang juga salah satu wakil ketua DPRD Bantul itu tidak menampik. “Kami [PKB dan PDI Perjuangan] Insyaallah koalisi,” kata Subhan, Senin (6/1/2020).

Dia mengaku belum lama ini DPC PKB dan PDI Perjuangan sudah menggelar pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, kata dia, Abdul Halim juga ikut hadir.

Terkait dengan siapa calon yang diusung, Subhan mengaku masih dalam proses komunikasi. Sampai saat ini Subhan memastikan keinginan PKB adalah tetap mengusung Abdul Halim sebagai bakal calon bupati.

Dia mengaku selain berkomunikasi intens dengan PDI Perjuangan, partainya juga berkomunikasi dengan beberapa partai lainnya untuk ikut bergabung, di antaranya adalah Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo mengatakan soal siapa bakal calon bupati yang diusung oleh PDI Perjuangan, sepenuhnya tergantung pada keputusan dan rekomendasi dari DPP. Meski begitu dia memastikan, nama bakal calon bupati tak jauh dari lima nama yang sudah diserahkan ke DPP, yakni Bambang Wisnu Handoyo, Abdul Halim Muslih, Agus Santoso, Kusilah, dan Joko Purnomo.

Dia mengaku bertanggung jawab memenangkan paket bakal calon yang akan diusung. Soal koalisi, PDI Perjuangan intens memabangun komunikasi dengan PKB, “Fokus kami dengan PKB paling intens,” kata Joko.