Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Ilustrasi nyamuk DBD/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Gunungkidul mulai memakan korban jiwa. Seorang pasien di RSUD Wonosari bernama Alifa Rosita,11 asal Desa Wareng, Wonosari meninggal dunia saat menjalani perawatan pada Jumat (10/1/2020).
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari, Sumartana, mengatakan di awal Januari RSUD Wonosari merawat 12 pasien DBD. Dari jumlah korban ini, satu pasien bernama Alifa Rosita dinyatakan meninggal dunia. “Korban positif DBD. Kami sempat merawat tapi nyawanya tidak bisa ditolong,” kata Sumartana saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/1/2020).
Dia menjelaskan tim medis sudah berusaha untuk menolong korban, tapi berdasarkan hasil pemeriksaan korban terlambat dirujuk ke rumah sakit sehingga nyawanya tak tertolong. “Datang sudah dalam kondisi sakit parah,” katanya.
Sumartana mengatakan kasus korban meninggal DBD sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul. Menurut dia, korban meninggal merupakan yang pertama di 2020. “Untuk 2019 RSUD Wonosari merawat 297 pasien DBD, tapi tidak ada yang meninggal dunia,” katanya.
Untuk mengurangi risiko fatal penyakit DBD, masyarakat diminta mengenali ciri-ciri awal penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti tersebut. “Mengenali tanda penyakit demam berdarah ini penting sehingga korban dapat diselamatkan,” katanya.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, saat dikonfirmasi membenarkan adanya inforamsi salah satu pasien RSUD Wonosari meninggal dunia karena DBD. Meski demikian, jajarannya masih harus melakukan kajian di lapangan untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian itu. “Untuk penetapan kejadian luar biasa [KLB], saya kira belum karena kami masih berusaha untuk melakukan penanganan. Kalau bisa dikendalikan, maka tidak perlu ada KLB,” kata Dewi.
Terlepas dari adanya korban meninggal dunia karena DBD, Dewi mengakui masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyekit DBD. Sesuai dengan siklus berkembangbiak nyamuk, musim hujan merupakan waktu yang rawan terjadinya serangan DBD. “Harus diantisipasi agar penyebaran penyakit DBD tidak semakin meluas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.