Advertisement
12 Warga Suspect Antraks, Kenali Antraks Inhalasi yang Paling Berbahaya

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dugaan munculnya kasus antraks yang terjadi di Gunugkidul perlu diwaspadai masyarakat.
Penyakit antraks seketika diwaspadai di daerah Gunungkidul, DIY, setelah 12 orang yang diduga terpapar penyakit infeksi tersebut dilarikan ke RSUD Wonosari.
Advertisement
Bahkan salah satu di antaranya telah dinyatakan meninggal dunia pada akhir Desember 2019 lalu, yang diduga disebabkan oleh antraks.
Namun, hingga kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul belum dapat memastikannya lantaran hasil penelusuran melalui sampel darah dan serum yang dikirim ke BBVET Wates dan Bogor belum diketahui.
Sebagai bentuk penanganan pertama, Dinkes Gunungkidul telah memberikan antibiotik pada 540 warga yang berisiko terpapar.
"Semua yang berisiko terpapar antraks, kami berikan antibiotik," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawati di Gunungkidul, Jumat (10/1/2020), dikutip dari Antara.
Penyakit infeksi antraks yang disebabkan oleh spora bakteri Bacillus anthracis ini tergolong sebagai penyakit serius. Namun, pemberian antibiotik dapat menyembuhkannya jika penyakit terdeteksi lebih awal.
Dari ketiga jenis antraks, yaitu kulit, inhalasi, dan saluran pencernaan, antraks inhalasi dianggap paling berbahaya dan dapat berakibat kematian.
Seseorang dapat terinfeksi setelah menghirup spora antraks, yang berasal dari hewan terinfeksi atau produk hewan terkontaminasi.
Antraks inhalasi dimulai dari kelenjar getah bening di dada, sebelum menyebar ke seluruh tubuh, dan pada akhirnya menyebabkan masalah pernapasan yang parah.
Infeksi antraks inhalasi biasanya berkembang dalam satu minggu setelah paparan, tetapi juga bisa memakan waktu dua bulan.
Tanpa pengobatan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan, hanya sekitar 10 persen hingga 15 persen pasien yang berhasil bertahan hidup. Sedangkan dengan perawatan, ada sekitar 55 persen pasien yang dapat bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

12 Orang Terjaring OTT Politik Uang di PSU Kabupaten Serang, Bawaslu: Kami Dalami
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Sabtu 19 April 2025, Berangkat dari Stasiun Lempuyangan hingga Purwosari
- Jadwal Terbaru KRL Solo Jogja Hari Ini, Sabtu 19 April 2025, Berangkat dari Stasiun Jebres Solo hingga Tugu Jogja
- Jadwal KA Prameks Hari Ini, Sabtu 19 April 2025, dari Stasiun Tugu Jogja hingga Kutoarjo Purworejo
- Jadwal dan Lokasi Layanan Perpanjangan SIM di Bantul, Sabtu 19 April 2025
- Jadwal KA Bandara Jogja Terbaru, Naik dari Stasiun Tugu Jogja hingga YIA, Sabtu 19 April 2025
Advertisement