Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Silaturahmi Koalisi Kebangsaan dengan pengurus PAC Muhamadiyah Sleman, Rabu (22/1/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN - Ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah mulai kedatangan tamu dari partai-partai. Selain sharing gagasan, langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan pemimpin yang layak diusung menjelang Pilkada Sleman September 2020 mendatang.
Rombongan dari Koalisi Kebangsaan misalnya, mendatangi Kantor PAC Muhammadiyah Sleman untuk bertukar gagasan terkait kriteria pemimpin masa depan yang dibutuhkan Sleman. Sebelumnya, koalisi ini juga menjajaki dialog dengan PCNU Sleman.
"Kami menyamakan persepsi terkait calon bupati yang layak diusung pada Pilkada September mendatang. Kami komitmen untuk mencari kriteria pemimpin yang soleh, berwawasan kebangsaan, visioner dan berintegritas," kata Wakil Ketua Koalisi Kebangsaan Dzit Haironi usai bertemu dengan pengurus PAC Muhamadiyah Sleman, Rabu (22/1/2020).
Dijelaskan Ketua DPC Partai Hanura Sleman ini, Sleman ke depan membutuhkan sosok bupati yang bisa mengayomi semua. Tidak hanya mengayomi kelompok tertentu tetapi semua kelompok.
Hal itu menjadi komitmen Koalisi Kebangsaan sebelum mendukung sosok yang pantas didukung. "Kami menyamakan persepsi pemimpin masa depan, menyamakan tekad. Tidak membedakan apakah NU atau Muhammadiyah, Muslim atau Kristen," katanya.
Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Achmad Afandi mengatakan selain Koalisi Kebangsaan sejumlah bakal calon bupati yang akan maju sudah bertemu dengan pengurus Muhammadiyah. Selain meminta dukungan politik, mereka juga datang untuk sharing gagasan terkait pemimpin yang layak memimpin Sleman ke depan.
"Pada prinsipnya, kami terbuka dengan siapa saja yang datang. Semua kami terima. Tetapi perlu diingat kami bukan partai politik sehingga secara kelembagaan tidak akan ikut terlibat mendukung calon atau partai tertentu," katanya usai menerima kunjungan Koalisi Kebangsaan.
Saat ini, Muhammadiyah masih menyusun kriteria calon bupati yang pantas untuk menduduki kursi nomor satu di Sleman itu. Setelah kriteria calon disepakati, maka masing-masing bakal calon akan digodok secara matang. "Apakah si calon masuk dalam kriteria calon yang layak atau tidak [didukung] kami akan membahas secara detail sesuai kriteria," katanya.
Dia mengaku sudah ada dua bakal calon bupati yang sudah mendatangi PAC Muhammadiyah. Selain itu, terdapat dua koalisi partai yang juga mendatangi kantor tersebut. Afandi mengaku mendukung langkah yang dilakukan Koalisi Kebangsaan untuk mendukung lahirnya pemimpin yang berintegritas untuk menyejahterakan masyarakat Sleman.
"Siapapun, termasuk kader Muhammadiyah, yang masuk kriteria Muhammadiyah tentu akan didukung. Dan itu pun harus menandatangani pakta integritas dengan Muhammadiyah," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Tim 9 PCNU Sleman, Waljiono mengatakan pihaknya masih tengah merumuskan kriteria calon yang layak diusung menjadi Bupati Sleman. Hanya saja, seperti halnya Muhammadiyah, NU juga bukan partai politik.
"Tim masih terus menggodok calon bupati yang masuk kriteria dan layak didukung. Sudah ada komunikasi yang dilakukan calon yang dinilai layak maju, tetapi kami juga belum bisa menentukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.