Ini Sejumlah Stadion yang Diusulkan Pemda DIY Jadi Tempat Latihan Piala Dunia U-20 2021

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto
31 Januari 2020 18:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY merekomendasikan perbaikan sejumlah lapangan atau stadion yang ada di DIY agar memenuhi standar internasional sebagai tempat latihan bagi tim peserta Piala Dunia U-20. Pembangunan lapangan baru, selain membutuhkan waktu lama juga terkait sulitnya mencari lahan yang tepat untuk wilayah DIY.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan surat resmi terkait rencana pelaksanaan Piala Dunia U-20 memang sudah dilayangkan PSSI kepada Pemda DIY, namun belum ada pembahasan lebih detail terkait rehabilitasi atau pembangunan stadion pendukung. Pemda DIY merekomendasikan sejumlah stadion yang bisa dipakai sebagai latihan, antara lain Sultan Agung, Maguwoharjo, UNY, UGM dan satu cadangan yaitu lapangan Yogyakarta Independent School (YIS).

Aji menyarankan kepada pusat lebih baik merehabilitasi dengan menambah fasilitas standar internasional sejumlah lapangan tersebut daripada membangun lapangan baru hanya untuk latihan. Selain itu jika sekedar melakukan rehabilitasi sejumlah lapangan yang sudah ada, tentu akan memudahkan bagi DIY. Mengingat mencari lahan yang tepat dan cocok untuk lapangan memang bukan hal yang mudah untuk DIY.

“Cari tanah kan susah, kalau disiapkan untuk latihan, itu kan tentunya bukan dalam bentuk stadion, paling-paling [lapangannya] supaya tertutup, rumput dihaluskan. Kecuali kalau dibangunkan stadion, akan kami siapkan tanah baru, tetapi kayaknya kan enggak sampai seperti itu [pembangunan stadion baru]. Daripada begitu [membangun lapangan baru] ya sudah tanah lapang [stadion atau lapangan yang direkomendasikan] mana yang akan digarap, toh sudah punya beberapa lapangan kalau belum memenuhi syarat ya digawe [dibangun] supaya memenuhi syarat,” ungkapnya di Kepatihan, Jumat (31/1/2020).

Pihaknya sudah menyiapkan anggaran Rp60 miliar untuk renovasi Stadion Mandala Krida yang rencananya akan menjadi venue utama. Tetapi ia berharap, Pemerintah Pusat memberikan bantuan untuk renovasi tersebut agar semakin lengkap.Terkait perbaikan untuk lapangan pendukung sebagai tempat latihan, hingga saat ini belum ada komunikasi lebih lanjut dengan Pemda DIY. Aji berharap bisa menggunakan dana dari pusat untuk penambahan fasilitasnya.

“Kami siapkan alokasi anggaran untuk menyiapkan stadion, ada lampu, single seat, tambahan ruang ganti itu sudah ada alokasi di [Dinas] Dikpora, tinggal melaksanakan di 2020. Perkembangan tempat latihan, dari lapangan yang sudah kami sebutkan itu kalau memenuhi syarat tinggal dana dari pusat untuk membuat melengkapi supaya memenuhi syarat. Syukur seperti Mandala Krida bisa didukung APBN, misalnya APBN garap di luarnya, elektroniknya genset,” ujarnya.