Tak Netral saat Pilkada, Anggota Polri Bakal Ditindak

Polri - JIBI
01 Februari 2020 08:07 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul berkomitmen menjunjung tinggi netralitas selama tahapan Pilkada 2020. Bahkan, Kapolres AKBP Agus Setiawan, berjanji bakal menindak jika ditemukan ada anggota yang tidak netral dengan mendukung salah satu kontestan.

"Kami sudah berkomitmen untuk netral dalam pelaksanaan Pilkada 2020, seluruh anggota mulai dari tingkat perwira hingga Bhabinkamtibmas kami instruksikan untuk menjaga netralitas. Ketika apel dan pengarahan selalu kami ingatkan. Kami siap menindak jika ditemukan ada anggota yang tidak netral," kata Agus saat ditemui Harian Jogja, Jumat (31/1/2020).

Netralitas, menurut Agus, harus dipegang meskipun ada kerabat dekat anggota polri yang maju dalam Pilkada. "Mungkin ada anggota yang memiliki pertemanan atau kekerabatan dengan salah satu pasangan calon, tapi dalam posisi sebagai Polri, tetap harus netral," ujar dia.

Terkait dengan sanksi yang diberikan kepada anggota yang tidak netral, Agus menuturkan semuanya mengikuti prosedur dan kode etik Polri yang berlaku. Yang jelas, kata dia, jika ada anggota Polri yang melanggar pasti ditindak sesuai porsi pelanggaran yang dilakukan.

"Penentuan pelanggaran secara internal dilakukan oleh Profesi dan Pengamanan [Propam], misalnya ada indikasi seperti itu ya kita harus melalui penyelidikan, apabila bisa dibuktikan dan terbukti, nanti akan diproses," ujarnya.

Agus mengimbau kepada seluruh masyarakat di Bumi Handayani agar tetap menjaga situasi dan kondusivitas dalam seluruh tahapan Pilkada 2020 sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bisa terkendali. "Walaupun berbeda pilihan tapi jangan sampai terpecah bela," ujarnya.