Sleman Waspada Virus Corona

Penumpang tiba di LAX dari Shanghai, China, setelah adanya kasus positif coronavirus diumumkan di pinggiran Orange County, Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020. - REUTERS - Ringo Chiu
07 Februari 2020 00:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Maraknya berita tentang penyebaran Virus Corona menyebabkan kepanikan bagi warga, termasuk warga Sleman. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Sleman menggelar rapat koordinasi kewaspadaan terhadap penyebaran dan penularan Virus Corona.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan Pemkab menaruh perhatian besar terhadap berita penyebaran virus corona. Tidak hanya melalui media massa dan instansi resmi pemerintahan tetapi juga informasi yang tersebar di masyarakat. Munculnya banyak pemberitaan terkait virus corona ini disikapi dengan serius oleh Pemkab.

"Kami berharap agar seluruh elemen pemerintah khususnya bidang kesehatan dan keamanan dapat bekerja sama dengan baik dan sinergis," katanya dalam Rapat Koordinasi Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Dan Penularan Virus Corona di Sekretariat Daerah, Kamis (6/2/2020).

Sebagai langkah awal, Pemkab akan menyusun langkah-langkah strategis termasuk standar operasional prosedur (SOP) terkait penanganan dan pencegahan penularan virus Corona. Pemkab juga terus mewaspadai penyebaran virus mematikan itu.

"Termasuk hoaks tentang penyebaran virus corona kami cermati agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Pemerintah harus dapat memberikan jaminan di Sleman adalah tempat yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman," katanya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P) Dinkes Sleman Novita Krisnaeni mengatakan Dinkes sudah menyosialisasikan terkait informasi virus corona dan cara penyebarannya kepada masyarakat. Masyarakat tetap waspada dan segera berobat jika mengalami gejala-gejala mirip penyakit pneumonia, seperti batuk, sesak, serak tenggorokan, dan demam tinggi.

"Sampai saat ini belum ada data perdebatan virus ini ke Sleman. Kami berharap kepada masyarakat untuk tetap tenang, jaga kondusifitas dan kuatkan jejaring," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo menjelaskan sejumlah rumah sakit di Sleman, seperti RSUP Dr Sardjito, RSUD Sleman dan JIH sudah menyiapkan ruang isolasi sesuai dengan prosedur jika sewaktu-waktu ada pasien yang terjangkit virus corona.