Pacarnya Meninggal di Malaysia, Perempuan Bantul Ditemukan Tenggelam di Muara Sungai Opak

Ilustrasi mayat. - JIBI
10 Februari 2020 13:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Seorang warga Dusun Muneng, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul, Jumaryati, 45, ditemukan meninggal dunia di muara Sungai Opak, tepatnya di sekitar Pantai Baros, desa setempat, Senin (10/2/2020). Perempuan yang masih menyendiri ini diduga terlepeset saat berjalan di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Dusun Muneng, Agus Purwanto mengatakan korban pertama kali oleh nelayan yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban. Nelayan tersebut menemukan tas di pinggir sungai. Saat bersamaam keluarga korban juga tengah mencari korban karena pergi dari rumah tanpa pamit.

Nelayan dan warga sekitar pun meyakini tas warna biru tersebut milik Jumaryati. Warga kemudian berusaha menemukan korban dengan menggunakan jaring ikan. Sebab lokasi muara Sungai Opak cukup dalam sehingga tidak ada yang berani menyelam. "Pas ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB dengan cara dijaring," kata Agus.

Selain warga, tim Search and Rescue (SAR) gabungam juga terlubat dalam pencarian tersebut. Menurut Agus, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang sudah sejak tiga hari terakhir mengurung diri di rumah. Korban sempat bekerja di Batam dan Malaysia. Namun pulang srjak Oktober 2019 lalu.

Agus tidak tahu alasan kepulangan tersebut. Namun pihak keluarga menduga korban stres setelah pacarnya di Malaysia meninggal dunia. Bahkan, Agus menyebut, korban pernah mau bunuh diri tapi berhasil diselamatkan oleh pemancing.

Kapolsek Kretek, AKP S Parmin mengatakan belum mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia apakah karena terpeleset ataukah bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sungai. Namin berdasarkan keterangan keluarga, kata dia, korban sudah lama stres dan sering pegi ke pantai.

"Jenazah sudah diserahkan langsunh kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan keluarga sudah menerima," kata Parmin.