Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Warga mengevakuasi pohon tumbang./Istimewa-FPRB Srimulyo
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak delapan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (8/2/2020) siang lalu. Rumah yang rusak ringan tersebut terjadi di Kecamatan Jetis dan Bantul.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tercatat dampak hujan dan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon di Desa Trimulyo, Sumberagung, dan patalan Jetis serta di Desa Sabdodadi dan Trirenggo Bantul.
Pohon tumbang tersebut menimpa delapan rumah. Selain rumah, pohn tumbang juga sempat menutup akses jalan dan jaringan listrik, serta bangunan penggilingan padi. BPBD Meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kepawspadaan karena potensi hujan disertai angin kencanag masih akan terjadi sampai tiga hari ke depan berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY.
“Masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terkait potensi terjadinya angin kencang,” kata Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk, Minggu (9/2/2020).
Aka juga meminta masyarakat untuk saling bergotongroyong dalam penanganan bencana.
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan pada 7 Februari memang terjadi Siklon Tripis Damien di Nusa Tenggara Barat (NTB), namun bergerak ke arah Barat Data menjauhi Indonesia dengan kecepatan empat knots atau delapan kilometer per jam.
Namun pihaknya memperkirakan Siklon Tropis Damien tidak berdampak langsung terhadap cuaca di DIY. Menurut dia cuaca di DIY sejauh ini dipengaruhi oleh angin baratan yang mengandung uap air dalam periode musim hujan ini. “Tiga Hari ke depan potensi hujan sedang sampai lebat terjadi di Kulonprogo Utara, Bantul Timur dan Gunungkidul Utara,” kata Reni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa