8 Rumah di Jetis dan Bantul Rusak Tertimpa Pohon

Warga mengevakuasi pohon tumbang. - Istimewa/FPRB Srimulyo
10 Februari 2020 10:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak delapan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (8/2/2020) siang lalu. Rumah yang rusak ringan tersebut terjadi di Kecamatan Jetis dan Bantul.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tercatat dampak hujan dan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon di Desa Trimulyo, Sumberagung, dan patalan Jetis serta di Desa Sabdodadi dan Trirenggo Bantul.

Pohon tumbang tersebut menimpa delapan rumah. Selain rumah, pohn tumbang juga sempat menutup akses jalan dan jaringan listrik, serta bangunan penggilingan padi. BPBD Meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kepawspadaan karena potensi hujan disertai angin kencanag masih akan terjadi sampai tiga hari ke depan berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY.

“Masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terkait potensi terjadinya angin kencang,” kata Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk, Minggu (9/2/2020).

Aka juga meminta masyarakat untuk saling bergotongroyong dalam penanganan bencana.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan pada 7 Februari memang terjadi Siklon Tripis Damien di Nusa Tenggara Barat (NTB), namun bergerak ke arah Barat Data menjauhi Indonesia dengan kecepatan empat knots atau delapan kilometer per jam.

Namun pihaknya memperkirakan Siklon Tropis Damien tidak berdampak langsung terhadap cuaca di DIY. Menurut dia cuaca di DIY sejauh ini dipengaruhi oleh angin baratan yang mengandung uap air dalam periode musim hujan ini. “Tiga Hari ke depan potensi hujan sedang sampai lebat terjadi di Kulonprogo Utara, Bantul Timur dan Gunungkidul Utara,” kata Reni.