Harga Bunga Mawar di Kulonprogo Naik Dua Kali Lipat

Pedagang bunga rangkai di Wates, Ariman, saat menata bunga potong yang baru saja datang dari Malang, Jumat (14/2/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
15 Februari 2020 02:27 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGOHari kasih sayang yang identik dengan pemberian bunga pada orang terkasih disebut pedagang bunga di Kulonprogo tak begitu menimbulkan lonjakan permintaan. Padahal, harga setangkai bunga mawar sudah naik dua kali lipat.

Pedagang bunga di salah satu ruas jalan di Dusun Wonosidi Lor, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates mengungkapkan momen hari kasih sayang tidak memberi dampak signifikan bagi penjualan bunga di tokonya. "Hari ini penjualan biasa saja, malah lebih banyak kalau musim wisuda. Kalau wisuda satu orang itu bisa beli 10 buket," kata Ariman, pedagang itu saat ditemui Harian Jogja di sela-sela aktivitas di tokonya, Jumat (14/2/2020).

Ariman justru tak berani mengambil banyak stok dari petani bunga lantaran takut tak laku. Sebab, harga bunga mawar naik dua kali lipat khusus momen ini. Bunga mawar merah dari harga Rp3.000 pertangkai naik menjadi Rp5.000, sementara mawar putih dari harga Rp5.000 naik menjadi Rp7.000 pertangkai. "Setiap Valentine dan Hari Ibu harga mawar pasti naik, tapi saya nggak berani ngestok banyak. Saya ambil dari Malang," kata Ariman.

Ia menuturkan jarang ada pembeli yang memesan rangkaian bunga mawar. "Biasanya pesan sudah rangkaian dengan bunga lain, sementara bunga lainnya seperti krisan harganya nggak naik," ujarnya.

Sementara itu, kebun bunga krisan di Kulonprogo juga tak mengalami lonjakan pemesan. "Biasa saja, sebab kalau valentine yang dicari ya mawar, bukan krisan," kata petani bunga krisan di wilayah Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Girimulyo, Suharso.

Menurutnya, lonjakan pemesan krisan lebih signifikan saat mendekati Paskah dan Natal. Untuk memenuhi permintaan ini, ia bahkan cukup kesulitan. Pasalnya, luasan kebun krisan di Gerbosari yang saat ini seluas 1,2 hekare masih belum mencukupi permintaan itu. "Tahun ini akan kita perluas 4.000 meter, walau sebenarnya itu pun masih sangat kurang," ujarnya.