Konser Andrea Bocelli Romanza, BNI Buka Presale Tiket Eksklusif
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Pencurian guiding block terjadi di Jalan Suroto Kotabaru. Pemerintah Kota Jogja meminta pemilik usaha di sepanjang jalan melibatkan satuan pengamanan di setiap gedung usaha untuk membantu mengamankan guiding block di trotoar.
“Setelah sekian lama aman, ternyata baru-baru ini kambuh lagi [pencurian pelat ‘guiding block’] di Jalan Suroto. Kejadian ini sangat disayangkan karena fasilitas tersebut untuk penyandang disabilitas,” kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Rabu (19/2/2020).
Dia menjelaskan Pemerintah Kota Jogja tidak akan segan-segan bertindak tegas jika berhasil menangkap basah pelaku pencurian pelat guiding block yang terbuat dari aluminium di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru.
Ia mengatakan fasilitas umum tersebut harus dijaga bersama-sama supaya tetap bisa dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengguna trotoar, termasuk penyandang disabilitas, khususnya tunanetra yang membutuhkan guiding block tersebut.
“Mungkin karena ‘guiding block’ ini terbuat dari logam, maka memiliki nilai jual. Dulu, kami pernah hampir menangkap basah pelaku pencurian, tetapi waktu dikejar tidak tertangkap,” katanya.
Meskipun demikian, Heroe mengatakan, ada beberapa satpam yang bekerja di sejumlah tempat usaha di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru yang berhasil mengamankan pelaku pencurian pelat guiding block.
“Kami akan koordinasi lagi untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian menjaga fasilitas publik ini. Tidak hanya untuk ‘guiding block’ saja tetapi seluruh fasilitas umum. Kalau trotoar tidak boleh untuk parkir kendaraan, maka jangan paksakan kendaraan masuk untuk parkir. Nanti justru merusak,” katanya.
Ia juga menyebut keberadaan CCTV di tempat usaha juga bisa membantu pengamanan.
Terkait dengan dukungan pemantauan keamanan wilayah melalui CCTV, Pemerintah Kota Jogja sudah menetapkan Peraturan Wali Kota Jogja No.81/2019 tentang pemasangan CCTV di bangunan, gedung, dan reklame. Pemasangan kamera CCTV tidak hanya diarahkan untuk memantau kondisi di dalam area gedung, tetapi juga diarahkan ke area publik.
“Harapannya, bisa untuk membantu mengungkap tindak kriminalitas atau kejahatan. Bisa saja, keberadaan CCTV dengan arah ke area publik ini mambuat pelaku kriminal berpikir dua kali jika akan melakukan aksinya,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Jogja Tri Hastono.
Dengan banyaknya alat untuk memantau kondisi di ruang publik, Tri berharap, tindak kriminalitas termasuk “klitih” atau kejahatan jalanan yang dilakukan anak bisa berkurang dan menjadikan wilayah Jogja tetap aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Prabowo meninjau karhutla Kubu Raya dan meminta penanganan dipercepat serta pelanggaran hukum ditindak tegas sesuai ketentuan.
Penelitian University of Sydney menemukan bahwa berhenti sejenak sebelum bereaksi dapat membantu mengelola emosi dan mencegah keputusan impulsif.
Cara cek NIK KTP dipakai untuk pinjol melalui SLIK OJK secara online dan offline. Ketahui langkah-langkahnya untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berpeluang menciptakan All Indonesian final di WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah berada di jalur berbeda.