Ternyata Tak Sekali Ini Saja Underpass Kulur Menelan Korban Jiwa

Underpass Kulur di Temon, Kulonprogo, tergenang air, Minggu (19/1/2020). - Harian Jogja - Lajeng Padmaratri
22 Februari 2020 21:17 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Underpass Kulur di Kapanewon Temon, bukan kali pertama menelan korban jiwa.

Sebelumnya tiga remaja tenggelam di underpass Kulur, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Sabtu (22/2/2020) sekitar pukul 16.15 WIB. Kondisi terkini, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia sementara satu remaja masih kritis dan dirawat di IGD RSUD Wates.

Korban meninggal bernama Ryan, 16, warga Bendungan dan Tegar, 15, warga Tawangsari. Sementara yang masih dirawat ialah Apang, 15, warga Bojong, Kulur.

Ulu-ulu (Kasi Pembangunan) Kalurahan Kulur, Sutardi menuturkan kondisi ini sangat memprihatinkan. Pihak desa sudah sering meminta dinas terkait untuk menangani underpass ini supaya bisa difungsikan normal.

Bukan hanya saat musim hujan, underpass juga tergenang saat musim kemarau. Kemampuan diesel yang tak mampu memompa air dengan maksimal membuat genangan air tak mudah surut.

Dikatakannya, pada 2017 lalu, seorang kakek juga tenggelam di sini dan meninggal dunia. Hal ini ia rasa perlu jadi perhatian semua pihak sehingga kejadian ini tak berulang. "Adanya banner larangan berenang ini sebenernya mengurangi warga yang berenang di sini, dulu lebih banyak," ujarnya, Sabtu.