Shamsi Ali Ungkap Islam Tumbuh Pesat di AS Pascatragedi 11 September
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap tidak ada gejolak di DIY setelah disetopnya layanan umrah bagi Indonesia ke Arab Saudi karena virus corona. Kebijakan itu tentu sudah mempertimbangkan banyak hal, terutama susah mengontrol jutaan manusia di negara tersebut.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap warga DIY sedianya akan berangkat umrah agar tetap berkoordinasi dengan pihak travel penyelenggara. Selain itu berharap agar tidak terjadi gejolak terkait dengan disetopnya pelayanan jemaah umrah dari Indonesia.
"Kalau saya harapkan ya tetap berkoordinasi sama travel siapa yang mau memberangkatkan dan sebagainya, di sana untuk menunggu saja tetapi tidak usah terjadi gejolak," katanya di Kepatihan, Jumat (28/2/2020).
Pemda DIY belum mendapatkan kepastian dari Pemerintah terkait dana milik jemaah yang sudah dibayarkan untuk penyelenggaraan umrah. "Kalau yang berangkat, enggak tau ya, kalau sudah berangkat sudah masuk apakah dikembalikan, apakah bisa ditukar atau tidak saya enggak tahu," katanya.
Sultan menilai Pemerintah Arab Saudi tentu memiliki banyak pertimbangan untuk menyetop jemaah umrah dari Indonesia. Apalagi wabah Corona sudah masuk ke negara tersebut. Karena untuk mengontrol jutaan orang tentu tidak mudah dilakukan saat berada di tanah suci.
"Kita tidak punya ruang besar, karena itu sebetulnya di sana juga wabah itu ada, tetapi disamping itu tidak hanya untuk jaga kesehatan kita, tetapi mengontrol jutaan orang kan tidak mudah bagi pemerintah Arab Saudi," ucap Sultan.
Negoisasi yang dilakukan pemerintah memang perlu dilakukan, hanya saja tentu harus mempertimbangkan banyak hal. "Kan pemerintah berusaha untuk bernegoisasi coba dilakukan, tetapi tetapi wong itu pemerintah mau menyampaikan [ke pemerintah Arab Saudi] itu [kira-kira] mau apa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.